Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh Berkelanjutan Sepanjang 2026

- Reporter

Senin, 11 Mei 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Di tengah dinamika geopolitik global yang masih bergejolak, perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat. Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh 5,61 persen pada kuartal I 2026, menguat dari 5,4 persen di kuartal IV 2025, ditopang konsumsi 5,52 persen year on year (YoY) dan akselerasi belanja pemerintah sebesar 21,8 persen seiring percepatan implementasi program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, dan pembangunan sekolah rakyat.

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi menilai sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif akan terus menjadi penopang pertumbuhan ke depan.

“Ke depan, tantangan global akan terus ada, namun di balik setiap tantangan juga terdapat peluang yang dapat dioptimalkan melalui strategi yang tepat. Dengan sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif, kami meyakini pertumbuhan ekonomi dapat terus terjaga secara berkelanjutan,” ujar Ari dalam Mandiri Macro and Market Brief 2Q26 di Jakarta, Senin (11/5).

Lebih lanjut Ari menyebutkan, Konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran memang mendorong harga minyak melampaui US$ 100 per barrel dan memicu volatilitas pasar keuangan global. Namun koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan dinilai menjadi faktor positif yang mampu menjaga keseimbangan antara mendorong pertumbuhan dan memelihara stabilitas keuangan.

Baca Juga :  Kakorlantas Polri Tinjau Pelabuhan Ketapang Jelang Nataru

Bank Indonesia pun terus melakukan bauran kebijakan, termasuk intervensi nilai tukar, untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang terdepresiasi 3,9 persen sepanjang 2026. Akselerasi belanja fiskal dan sinergi tiga otoritas dipercaya masih dapat menopang pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun.

Optimisme ini juga tercermin di sektor perbankan, kinerja intermediasi tetap solid. Kredit industri tumbuh 9,49 persen YoY per Maret 2026 dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) terjaga di 2,14 persen. Dana Pihak Ketiga (DPK) industri tumbuh 13,55 persen YoY, dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) di level 84,63 persen yang mencerminkan likuiditas yang memadai.

Bank Mandiri mencatatkan akselerasi yang melampaui rata-rata industri. Kredit bank only per Maret 2026 mencapai Rp1.530 triliun atau tumbuh 17,4 persen YoY. DPK menguat ke Rp1.675 triliun atau naik 21,1 persen YoY, dengan Current Account Saving Account (CASA) menyentuh Rp1.201 triliun, tumbuh 12,7 persen YoY. Laba bersih konsolidasi tercatat Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen YoY, dengan Return on Equity (ROE) di 22,1 persen, Capital Adequacy Ratio (CAR) di 19,7 persen, dan rasio BOPO yang membaik ke 58,0 persen.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Imigrasi, Jateng Jadi Lokasi Perdana Campus Immigration Point

“Bank Mandiri optimis dapat mempertahankan kinerja yang solid sepanjang 2026. Ke depan, kami akan terus menjalankan strategi bisnis secara disiplin dan terukur, sekaligus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” kata Ari.

Komitmen bank berlogo pita emas ini sebagai mitra strategis pemerintah pun terus diperkuat. Realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Mandiri mencapai Rp11 triliun hingga kuartal I 2026, menjangkau lebih dari 87 ribu pelaku UMKM di berbagai sektor usaha produktif.

Dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekitar 6.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggunakan Virtual Account bank berkode emiten BMRI ini untuk pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan. Bank ini juga membiayai sekitar 2.300 unit hunian dalam Program 3 Juta Rumah dan mendukung tumbuhnya sekitar 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih demi memperkuat ekosistem penggerak ekonomi negeri.***

Berita Terkait

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat
INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi
Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM
Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir
Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras
Karhutla Meluas, Menko Polkam Dorong Pemadaman Dipercepat dan Layanan Kesehatan Diperkuat
Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Perkuat Stabilitas Politik dan Keamanan
Oktober Masih Rawan Karhutla, Pemerintah Optimalkan Pemadaman dan Pencegahan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras

Berita Terbaru