Ahmad Luthfi Sebut Banser Berperan Penting Jaga Kondusivitas Jateng

- Reporter

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Disinformasi, politik identitas, intoleransi, hingga ancaman konflik sosial, dinilai menjadi tantangan serius yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat. Terlebih dalam situasi global yang tak menentu.

Kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) diminta tampil menjadi penjaga keteduhan masyarakat sekaligus garda terdepan menghadapi tantangan sosial dan kebencanaan di Jawa Tengah. Kedisiplinan, loyalitas, dan wawasan kebangsaan, bisa menjadi perekat sosial di tengah situasi yang semakin kompleks.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang duit Wagub Taj Yasin, saat memberikan sambutan dalam Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII di Pusdik Binmas Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, keberadaan Banser memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas sosial di Jawa Tengah. Tidak hanya dalam pencegahan intoleransi dan radikalisme, Banser juga dinilai aktif dalam kegiatan sosial hingga penanganan kebencanaan.

Baca Juga :  Tanpa Tunggu APBD Perubahan, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp200 Miliar untuk Perbaikan Jalan

“Di tengah kondisi global yang tidak menentu ini, Banser berperan sebagai pendingin agar masyarakat tidak panas,” tegasnya.

Ia menekankan, Susbanpim bukan sekadar pelatihan organisasi dan kepemimpinan biasa, melainkan proses pembentukan kader yang berkarakter kuat dan berpegang teguh pada nilai ahlussunah wal jamaah.

Dalam arahannya, Luthfi meminta kader Banser memiliki kedisiplinan tinggi, loyalitas organisasi, wawasan kebangsaan, jiwa kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi tantangan zaman yang semakin berat.

Menurutnya, ancaman ke depan tidak bisa dianggap ringan. Arus disinformasi dan hoaks di media sosial berpotensi memicu kesalahpahaman hingga konflik horizontal. Selain itu, radikalisme, intoleransi, dan politik identitas masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

Baca Juga :  Kecamatan Berdaya di Pedurungan Jadi Ruang Kreatif dan Perlindungan Kelompok Rentan

Ia juga mengingatkan tingginya potensi bencana di Jawa Tengah, mulai dari banjir, longsor, rob, hingga aktivitas gunung api, yang membutuhkan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat, termasuk Banser.

Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan, kemajuan organisasi tidak mungkin tercapai tanpa pembangunan sumber daya manusia yang kuat.

Menurutnya, transformasi kaderisasi Ansor menjadi langkah penting untuk mencetak kader yang adaptif, berdaya guna, dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat.

“Ke depan sahabat Ansor harus berdaya guna dan bermanfaat dengan segala kemampuan untuk pribadi, keluarga, dan masyarakat di daerahnya, serta mampu beradaptasi dengan perubahan lokal,” ujarnya.***

Berita Terkait

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu
Taj Yasin: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia

Berita Terbaru