Puncak Waisak 2026 di Borobudur Diperkirakan Dihadiri Lebih dari 30 Ribu Orang

- Reporter

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 di kawasan Candi Borobudur diprediksi menjadi salah satu yang paling ramai dalam beberapa tahun terakhir. Puluhan ribu umwat Bruddha dssari berbagai daerah di Indonesia bakal hadir. Lonjakan wisatawan membuat hotel, homestay, hingga penginapan warga di sekitar Borobudur bakal penuh.

Antusiasme besar itu terlihat dari jumlah peserta yang telah mendaftar hingga pertengahan Mei 2026 yang mencapai sekitar 23 ribu orang. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah, terutama saat malam pelepasan lampion perdamaian pada puncak Waisak, 31 Mei 2026.

Ketua DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia Jawa Tengah, Tanto Soegito Harsono, mengatakan, peserta datang dari berbagai wilayah seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB, Jakarta, Banten, hingga Jawa Tengah.

“Pendaftaran sebenarnya sudah kami tutup karena jumlahnya sudah sangat besar,” ujarnya.

Menurut Tanto, jumlah pengunjung saat pelepasan lampion biasanya melonjak drastis. Bahkan, tambahan pengunjung pada hari pelaksanaan diperkirakan bisa mencapai hampir 10 ribu orang.

“Biasanya pada hari H masih banyak yang datang langsung. Saat pelepasan lampion bisa bertambah hampir 10 ribu orang lagi,” katanya.

Baca Juga :  Gus Yasin Dorong Alumni Alste Berkontribusi untuk Kemajuan Jateng

Lonjakan kunjungan tersebut mulai berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di kawasan Borobudur. Hotel, homestay, restoran, hingga warung makan dilaporkan mengalami peningkatan okupansi dan kunjungan menjelang Waisak.

“Sekarang cari penginapan sudah susah sekali. Dampaknya tentu besar untuk masyarakat,” ujar Tanto.

Wakil Ketua Panitia Waisak Nasional 2026, Karuna Murdaya, menyebut dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi faktor penting dalam kelancaran penyelenggaraan Waisak Nasional setiap tahunnya.

Ia mengatakan, rangkaian kegiatan Waisak sebenarnya sudah dimulai sejak awal Mei. Namun, agenda besar akan berlangsung pada 23-24 Mei 2026 melalui bakti sosial kesehatan gratis di Borobudur dengan target melayani sekitar 10 ribu pasien.

Selain itu, ritual sakral tahunan juga akan digelar, mulai pengambilan Api Dharma dari Api Abadi Mrapen pada 29 Mei hingga pengambilan Air Berkah dari Umbul Jumprit pada 30 Mei.

Salah satu perhatian utama tahun ini adalah perjalanan Bhikkhu Thudong dari Bali menuju Borobudur sejauh sekitar 660 kilometer. Jumlah peserta thudong meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Cek DTSEN di Kendalrejo, Taj Yasin Dorong Bansos Lebih Tepat Sasaran

“Tahun ini ada 60 bhikkhu yang ikut, terdiri dari 50 bhikkhu asing dan 10 lokal,” kata Karuna.

Puncak Waisak 2026 akan berlangsung pada 31 Mei. Berbeda dari tahun sebelumnya, detik-detik Waisak tahun ini jatuh pada sore hari, tepat pukul 15.44 WIB.

Prosesi dimulai sejak pagi dari Candi Mendut menuju Borobudur. Setelah detik-detik Waisak berlangsung, pelepasan lampion perdamaian akan digelar dalam dua sesi mulai pukul 18.30 WIB dan dilanjutkan sendratari pada malam hari.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang duet bersama Wagub Taj Yasin, mendukung penuh penyelenggaraan Waisak Nasional 2026. Menurutnya, Waisak bukan hanya perayaan spiritual umat Buddha, tetapi juga simbol toleransi dan persatuan bangsa.

“Waisak menjadi simbol kuat moderasi beragama dan persatuan,” ujarnya. Gubernur akan hadir dalam rangkaian kegiatan Waisak di Borobudur.

Selain dihadiri ribuan umat, puncak Waisak 2026 juga dijadwalkan dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Agama Nasaruddin Umar.***

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru