Menko Polkam ke Taruna Akmil: Jaga Kekompakan, Tingkatkan Kompetensi, dan Dekat dengan Prajurit

- Reporter

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, mengunjungi Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jumat (5/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam memberikan pembekalan dan motivasi kepada para taruna dan taruni sebagai calon pemimpin TNI di masa depan.

Dalam arahannya, Menko Polkam mengingatkan para taruna untuk selalu menjaga kekompakan, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta meneladani prestasi para pendahulu.

Beberapa tokoh bangsa yang merupakan alumni Akademi Militer yang bisa dijadikan teladan antara lain Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn.) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden RI, Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto. Djamari Chaniago menyebut bahwa kedua sosok tersebut memiliki kesamaan esensial, yakni tidak pernah berhenti mempelajari hal baru, terutama melalui kecintaan mereka terhadap membaca.

“Perlu diingat oleh kalian, tiga orang Presiden RI berasal dari tentara, dan dua di antaranya lahir dari tempat ini (Akmil): Presiden SBY dan Presiden Prabowo. Keduanya memiliki kesamaan, yaitu sangat senang membaca,” ujar Djamari Chaniago.

Menko Polkam kemudian berbagi kisah inspiratif saat dirinya berada dalam satu medan operasi bersama SBY muda. Di tengah situasi operasi yang dinamis, SBY ternyata tetap membawa buku di dalam ranselnya.

“Bahkan di tengah operasi tersebut, beliau sering mendapatkan pasokan buku dari garis belakang yang dikirimkan oleh sang istri,” kenang Djamari.

Begitu pula dengan Presiden Prabowo Subianto. Menko Polkam menyebut, Presiden Prabowo memiliki kecintaan dan komitmen yang luar biasa terhadap literasi dan pengetahuan.

“Di kediaman Presiden ada perpustakaan besar yang kira-kira mencapai satu setengah lantai. Sekitar 80% buku di sana membahas berbagai macam pertempuran di seluruh dunia, sekitar 15% tentang ekonomi, dan sisanya mencakup ilmu-ilmu yang lain,” tuturnya.

Baca Juga :  Program Internet Gratis Ahmad Luthfi Hidupkan Desa Blankspot dan Wisata Terpencil di Jateng

Menko Polkam menegaskan bahwa kegemaran untuk terus belajar erat kaitannya dengan peningkatan kualitas seorang perwira. Seiring dengan bertambahnya pangkat di pundak, maka kualitas diri dan wawasan juga harus terus ditingkatkan.

“Tanda pangkat itu adalah tanda kualitas. Jadi, ketika kamu berpangkat kapten, kualitasmu sebagai prajurit harus lebih tinggi dari seorang letnan. Saya pesan betul kepada kalian, bertugaslah dengan baik dan selalu menjadi contoh keteladanan,” tegas Menko Polkam.

Selain kualitas individu, Menko Polkam berpesan agar para taruna terus menjaga soliditas sesama. Terutama setelah dilantik menjadi perwira nanti.

“Saat kalian masuk menjadi taruna, mungkin kalian berbeda-beda. Namun setelah ada di sini, kalian adalah satu kesatuan. Ingat, TNI kuat karena kekompakan dan kebersamaan,” kata Menko Djamari.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sinergitas dengan institusi lain, khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Menurut Djamari, TNI dan Polri merupakan pilar utama bangsa.

“Berdiri tegaknya negara ini tidak lepas dari topangan TNI dan Polri. Saat tulang punggung ini tidak lagi kokoh menopang, maka saat itulah negara kita berada dalam kesulitan. Sadari hal itu oleh kalian,” jelasnya.

Di hadapan para taruna, Menko Polkam juga menyelipkan sebuah kelakar militer yang sarat makna. Ia menyebut seorang perwira harus gagah perkasa di medan pertempuran, harus bijak dan disiplin di medan latihan, harus tekun dan ulet di meja belajar, serta harus pandai menyanyi sebagai sarana komunikasi dengan bawahan dan masyarakat.

Baca Juga :  Komisi Irigasi Dikukuhkan, Pengelolaan Air di Jateng Diharapkan Lebih Efisien, Efektif dan Sustainable

“Agak janggal ya, mengapa harus pandai menyanyi? Namun intinya, dengan bisa menyanyi, kalian bisa dekat dengan prajuritmu. Dengan bisa menyanyi, kalian bisa dekat dan berkomunikasi bersama dengan rakyat. Artinya, pendekatan kepada masyarakat sangat menentukan peran kita sebagai tulang punggung bangsa,” tambahnya.

Menutup arahannya, Menko Djamari menekankan bahwa seorang perwira TNI harus memiliki ikatan emosional yang kuat dengan prajurit yang dipimpinnya dan selalu memperjuangkan kesejahteraannya.
“Jaga kedekatan dengan prajuritmu, anggotamu. Di saat kita dalam operasi dan berhadapan dengan pertempuran, di saat kamu terluka, bahkan di saat kamu gugur di situ, ingat, yang mengangkat mayatmu, yang pertama kali membalut lukamu, adalah anggotamu,” kata Djamari.

Sementara itu, Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Rano Tilaar, meyakini bahwa kehadiran dan pembekalan dari Menko Polkam memberikan manfaat yang sangat besar bagi para taruna maupun seluruh civitas akademika Akmil. Pengalaman, pandangan, serta nasihat yang dibagikan dinilai menjadi pedoman berharga bagi lembaga.

“Terima kasih kepada Bapak Menko Polkam yang di sela-sela kesibukannya masih menyempatkan diri untuk mengunjungi Akmil. Tentu ini menjadi sarana yang luar biasa untuk menambah wawasan bagi para taruna maupun civitas akademika di sini,” tutur Rano Tilaar.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Djamari didampingi sejumlah pejabat internal Kemenko Polkam di antaranya Sekretaris Kemenko Polkam, Letjen TNI Mochammad Hasan; Deputi I, III, dan V Kemenko Polkam, Staf Ahli dan staf khusus Menko Polkam. Dari Akademi Militer hadir Wakil Gubernur Akmil, Dirbindik, Dirbinlem, Danmentar, para Kepala Departemen, Wadanmentar dan para Danyon Taruna.***

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru