Keteladanan dr. Kariadi Kembali Diangkat, Seskoal Susuri Jejak Sejarahnya

- Reporter

Senin, 6 Juli 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Tim Peneliti Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) menelusuri jejak kepemimpinan kemanusiaan dr. Kariadi melalui penelitian bertajuk “Kepemimpinan Kemanusiaan dr. Kariadi di Kota Pelabuhan: Studi Kasus Dedikasi Dokter di Tengah Konflik Maritim Pertempuran Lima Hari Semarang 1945” di Kota Semarang, Senin (6/7/2026).

Penelitian tersebut bertujuan mendokumentasikan sekaligus mengangkat kembali nilai-nilai kepemimpinan, pengabdian, dan kemanusiaan yang ditunjukkan dr. Kariadi saat menjalankan tugas sebagai tenaga medis di tengah situasi perang. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi sejarah sekaligus inspirasi bagi generasi penerus.

Tim Peneliti Seskoal yang melaksanakan penelitian terdiri atas Kolonel Laut (P) Agus Prabowo, Kolonel Marinir A. Sochfan, Kolonel Marinir Widharta, Kolonel Laut (P) Yulis, Kolonel Marinir Dwi, Kolonel Laut (P) M.B. Pandjaitan, dan Kolonel Laut (P) Soemartono.

Rangkaian penelitian diawali di Markas Komando Pangkalan TNI AL (Lanal) Semarang. Di lokasi tersebut, tim menggelar video conference dengan ahli waris dr. Kariadi yang diwakili oleh cucunya, Desi Medianto.

Baca Juga :  5,7 Juta Warga Jawa Tengah Telah Terima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Dalam pemaparannya, Desi menjelaskan bahwa dr. Kariadi gugur pada 14 Oktober 1945 setelah ditembak tentara Jepang ketika menjalankan tugas memeriksa dugaan peracunan Reservoir Siranda, yang saat itu menjadi sumber air bersih utama masyarakat Semarang. Misi tersebut dijalankannya semata-mata untuk memastikan keselamatan warga di tengah situasi yang mencekam.

Peristiwa gugurnya dr. Kariadi kemudian menjadi salah satu pemicu meletusnya Pertempuran Lima Hari di Semarang, salah satu peristiwa heroik dalam sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pada kesempatan itu, pihak keluarga juga menyampaikan harapan agar proses pengusulan dr. Kariadi sebagai Pahlawan Nasional dapat segera terealisasi setelah seluruh persyaratan administrasi dipenuhi.

Usai kegiatan di Lanal Semarang, rombongan melanjutkan penelitian ke RSUP dr. Kariadi Semarang. Di rumah sakit yang kini menyandang namanya tersebut, tim melakukan peninjauan monumen dr. Kariadi sekaligus audiensi dengan jajaran manajemen rumah sakit untuk menggali data sejarah dan memperkuat referensi mengenai dedikasi serta nilai-nilai kepemimpinan kemanusiaan yang diwariskan sang dokter.

Baca Juga :  Lewat RSPPU, Jateng Bidik Pemerataan Dokter Spesialis

Audiensi dihadiri Direktur Layanan Operasional RSUP dr. Kariadi, Dr. dr. Ninung Rose Diana Kusumawati, M.Si.Med., Sp.A(K); Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian Sri Utami, SKM, MARS; Manajemen Hukum dan Humas Ir. Vivi Vira Viridianti, M.Kes., DHM., M.M.; serta Ketua Komite Medik dr. Najatullah, Sp.B.P.R.E.

Melalui penelitian ini, Tim Peneliti Seskoal berupaya mendokumentasikan secara ilmiah keteladanan dr. Kariadi sebagai sosok dokter yang menempatkan keselamatan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Semangat pengabdian, keberanian, dan kepemimpinan kemanusiaan yang ditunjukkannya dinilai tetap relevan hingga saat ini dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi tenaga kesehatan, prajurit, maupun generasi muda dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.***

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru