Wakil Ketua DPRD Jateng Usul Indeks Ketahanan Mental Pemuda Masuk Peta Pembangunan Daerah

- Reporter

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Pembangunan daerah selama ini umumnya diukur melalui indikator ekonomi, pendidikan, kemiskinan dan infrastruktur. Namun di tengah perubahan sosial yang semakin cepat, kesehatan mental generasi muda dinilai perlu mendapat perhatian yang lebih serius sebagai bagian dari indikator pembangunan sumber daya manusia.

Perkembangan teknologi digital, tekanan akademik, ketidakpastian karier, hingga perubahan pola interaksi sosial menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda.

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesejahteraan individu, tetapi juga berpengaruh terhadap produktivitas, kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah dalam jangka panjang.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mengusulkan agar pemerintah mulai mempertimbangkan penyusunan Indeks Ketahanan Mental Pemuda sebagai bagian dari peta pembangunan daerah guna mengukur kesiapan generasi muda menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi masa depan.

Menurut Heri, pembangunan manusia tidak cukup hanya dilihat dari capaian pendidikan atau tingkat pendapatan. Tetapi juga harus memperhatikan kondisi psikologis masyarakat, khususnya kalangan muda yang akan menjadi motor pembangunan di masa mendatang.

“Selama ini kita banyak mengukur pembangunan dari aspek ekonomi dan fisik. Padahal kualitas mental generasi muda juga sangat menentukan kemampuan mereka menghadapi tekanan hidup, perubahan teknologi, hingga tantangan dunia kerja,” ujarnya.

Heri menilai isu kesehatan mental kini tidak lagi bisa dipandang sebagai persoalan individu semata. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental di kalangan remaja dan pemuda menjadi tantangan yang semakin nyata.

Baca Juga :  Eks Gubernur Jateng Bibit Waluyo Bangun Dapur Makan Bergizi Gratis Rp3 Miliar

Berdasarkan hasil riset Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS), sekitar 34,9 persen remaja Indonesia usia 10–17 tahun mengalami masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir, sementara sekitar 5,5 persen mengalami gangguan mental yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Angka tersebut setara dengan jutaan remaja di Indonesia.

Selain itu, laporan UNICEF Indonesia menyebutkan bahwa kesehatan mental menjadi salah satu isu penting bagi hampir 46 juta remaja Indonesia.

Bahkan, tindakan bunuh diri tercatat sebagai salah satu dari lima penyebab utama kematian pada kelompok usia remaja, sehingga diperlukan intervensi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Menurut Heri, kdat-data tersebut harus menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mulai memasukkan aspek ketahanan mental ke dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Ketahanan mental akan menentukan bagaimana generasi muda menghadapi kegagalan, tekanan sosial, perubahan dunia kerja, hingga derasnya arus informasi digital. Ini merupakan modal penting dalam pembangunan manusia,” katanya.

Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa Indeks Ketahanan Mental Pemuda dapat dikembangkan melalui berbagai indicator. Seperti tingkat optimisme, kemampuan adaptasi terhadap perubahan, keterlibatan sosial, akses terhadap layanan konseling, tingkat literasi kesehatan mental, hingga rasa aman dan dukungan sosial yang dimiliki generasi muda.

Baca Juga :  Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Ia menilai data tersebut nantinya dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun program yang lebih tepat sasaran, baik di sektor pendidikan, kepemudaan, kesehatan, maupun ketenagakerjaan.

“Kalau kita memiliki data yang jelas mengenai kondisi mental generasi muda, maka kebijakan yang dibuat juga akan lebih akurat dan berdampak,” ujarnya.

Heri juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, keluarga, komunitas dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental pemuda.

Menurutnya, penguatan karakter, literasi digital, ruang ekspresi kreatif, aktivitas sosial, hingga layanan konseling yang mudah diakses perlu menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia

“Generasi muda tidak hanya membutuhkan pendidikan yang baik, tetapi juga lingkungan yang mampu membangun kepercayaan diri, daya tahan menghadapi tekanan dan optimisme terhadap masa depan,” tegasnya.

Ia berharap, gagasan mengenai Indeks Ketahanan Mental Pemuda dapat menjadi bahan diskusi dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan, sehingga pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

“Pembangunan yang berhasil bukan hanya menghasilkan masyarakat yang cerdas dan produktif, tetapi juga masyarakat yang sehat secara mental, mampu beradaptasi dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkas Heri.

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru