Ahmad Luthfi Berangkatkan 1.910 Mahasiswa KKN untuk Verifikasi Data RTLH

- Reporter

Rabu, 23 Juli 2025 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas 1.910 mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) untuk kuliah kerja nyata (KKN) tematik, Selasa (22/7/2025). Mereka akan diterjunkan ke 132 desa pada 9 kecamatan di Kabupaten Kudus.

 

Kali ini, KKN tematik khusus untuk membantu verifikasi dan validasi data Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan keluarga miskin di masing-masing desa.

 

Luthfi menjelaskan, data rumah tidak layak huni di Jawa Tengah sekitar 1.022.113 unit. Pada 2025 ini, Pemprov Jateng menggelontorkan bantuan renovasi 17.000 RTLH di 35 kabupaten/ kota.

 

“Jadi jumlahnya beragam. Tergantung pada wilayah yang akan menerima. Tugas mahasiswa KKN ini untuk validasi dan verifikasi data, yang nanti akan disinkronkan dengan data kita, sehingga RTLH ini tepat sasaran dan tepat fungsi kepada masyarakat yang berhak menerima,” jelas gubernur.

Baca Juga :  Haru dan Inspiratif, Nawal Yasin Titipkan Pesan untuk Guru PAUD di Kendal

 

Menurut Luthfi, mahasiswa memiliki nilai dan energi lebih, maka mereka harus lebih kreatif. Dia berpesan, dalam melaksanakan KKN Tematik RTLH ini, mereka bisa memberikan data yang lebih akurat kepada pemerintah kabupaten maupun provinsi.

 

“Kalau melakukan verifikasi jangan hanya check list. Kamu foto, kamu wawancara: apakah miskin ekstrem itu hanya rumah saja, punya anak berapa, anaknya sekolah atau tidak, gajinya berapa, kebutuhan makan berapa kali, apakah punya pekerjaan tetap,” pesannya kepada ribuan peserta KKN tematik.

 

Dibeberkan, verifikasi dan validasi yang dilakukan tidak hanya tentang unit RTLH-nya, tetapi banyak faktor lain yang juga dapat dijadikan acuan bagi pemerintah dalam memberikan bantuan-bantuan.

 

Baca Juga :  Gus Yasin Minta Pesantren Perkuat Perlindungan Anak dan Cegah Perundungan

“Inilah gunanya kolaborasi bersama universitas. Dengan KKN tematik ini, diharapkan mahasiswa dengan segala kelebihannya, mampu menjabarkan basis pembangunan di desa,” katanya.

 

Sebagai informasi, KKN Tematik RTLH bagi mahasiswa UMK tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama, antara pemprov dengan 44 rektor perguruan tinggi di Jateng.

 

Rektor Universitas Muria Kudus (UMK), Darsono mengatakan, KKN Tematik RTLH, merupakan tindak lanjut MoU dengan Pemprov Jateng. Ini merupakan spirit dari UMK untuk ikut mendukung pembangunan di Jawa Tengah. Tematik RTLH dipilih, sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sekitar kampus.

 

“KKN Tematik di UMK setiap tahun berganti. Tahun ini KKN Tematik RTLH sesuai kebutuhan masyarakat. Harapannya program RTLH bisa sampai sasaran dan memberikan efek kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Berita Terkait

Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya
Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati
Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren
Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah
Ahmad Luthfi: 555 Ribu Santri Jateng Punya Peran Strategis Bangun Ekonomi
Jelang Hari Santri, Gerakan Roan Digelar Serentak di 117 Ponpes Jateng
Hadapi Kasus Perundungan, Taj Yasin Ajak Santri dan Kampus Bersinergi Cari Solusi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah

Berita Terbaru