Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Nasional atas Keberhasilan Tekan Stunting Jateng

- Reporter

Sabtu, 25 April 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Upaya serius menekan stunting di Jawa Tengah berbuah manis. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyabet penghargaan nasional di bidang kesehatan. Hal ini menegaskan keberhasilan strategi terintegrasi yang digerakkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen.

Penghargaan kategori Health Ecosystem itu diberikan kepada Ahmad Luthfi pada ajang National Governance Award 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat malam (24/4/2026).

Jawa Tengah dinilai berhasil menurunkan angka stunting secara progresif melalui penguatan layanan kesehatan yang menyentuh hingga tingkat desa. Capaian tersebut ditopang berbagai program inovatif, mulai dari Spesialis Keliling (Speling), Cek Kesehatan Gratis (CKG), percepatan layanan rumah sakit (Fastrack RS), hingga penguatan pembiayaan kesehatan dan kolaborasi lintas sektor.

Ahmad Luthfi menegaskan, penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan pengakuan atas kerja kolektif seluruh elemen di Jawa Tengah dalam memperkuat layanan dasar kesehatan.

“Ini hasil kerja bersama. Kolaborasi 369 rumah sakit dengan puskesmas, laboratorium, hingga stakeholder di tingkat desa menjadi kunci. Semua bergerak dalam satu sistem,” ujarnya.

Baca Juga :  AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Insan Mabrur Syariah, Ini Ragam Keuntungannya

Diungkapkan, ke depan Pemprov Jateng akan terus mendorong inovasi, terutama dalam penanganan penyakit prioritas nasional seperti tuberkulosis (TBC).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yunita Dyah Kusminar, mengungkapkan, program Speling memberikan dampak nyata terhadap peningkatan akses layanan kesehatan sekaligus penurunan prevalensi stunting.

Berdasarkan data e-PPGBM, dari 1,9 juta balita yang ditimbang, prevalensi stunting di Jawa Tengah berada di angka 9,8 persen.

“Program ini efektif karena mendekatkan layanan spesialis ke masyarakat, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses,” ujarnya.

Speling sendiri menjadi inovasi unggulan karena mengintegrasikan skrining, layanan dokter spesialis, hingga rujukan rumah sakit dalam satu sistem terpadu. Hingga 21 April 2026, program ini telah menjangkau 1.030 desa di 440 kecamatan dengan sasaran lebih dari 97.506 warga.

Tak hanya itu, teknologi seperti X-Ray portable TB X-PRESS turut digunakan untuk mempercepat deteksi dini tuberkulosis di lapangan.

Di sisi lain, capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga mencatat hasil signifikan. Pada 2025, realisasi mencapai 37,73 persen atau 14,29 juta orang. Jumlah tersebut melampaui target nasional. Sementara pada 2026, capaian telah menyentuh 15,79 persen atau lebih dari 6 juta warga, tertinggi secara nasional.

Baca Juga :  Berlian Organizer Umumkan Penerima HPN Awards 2026, Apresiasi Dedikasi untuk Kemajuan Bangsa

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam sambutannya menekankan pentingnya kinerja daerah dalam menopang capaian nasional.

“Kinerja nasional adalah agregasi dari kinerja daerah. Satu daerah saja turun, bisa memengaruhi capaian nasional,” ujarnya.

Selain pemerintah provinsi, dua daerah di Jawa Tengah juga turut meraih penghargaan. Kabupaten Kebumen diapresiasi atas transformasi pelayanan publik dan reformasi birokrasi. Sementara Kabupaten Sragen mendapat penghargaan atas kepemimpinan strategis dalam pertumbuhan inklusif dan tata kelola pemerintahan.

Ajang National Governance Award 2026 memberikan apresiasi pada enam sektor strategis, yakni pertumbuhan ekonomi, ekosistem kesehatan, pendidikan, infrastruktur, tata kelola pemerintahan, serta kepemimpinan strategis.

Prestasi ini mempertegas posisi Jawa Tengah sebagai salah satu daerah dengan inovasi layanan kesehatan paling progresif di Indonesia, khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting.***

Berita Terkait

Menko Polkam Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Perangi Narkotika Demi Indonesia Emas 2045
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata “Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah”
Danamon Prasmul EduWealth Resmi Diluncurkan, Perkuat Perencanaan Pendidikan Masa Depan Anak
Pemerintah RI Kirim Menko Polkam ke Doha, Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Mantan Emir Qatar
Menko Polkam Pastikan Penanganan Kasus Korupsi Sesuai Aturan dan Berkeadilan
Menko Polkam Motivasi Siswa Dikmaba TNI dan Calon Manajer KDKMP di Rindam I/Bukit Barisan
Menko Polkam Ingatkan Bahaya Disinformasi bagi Masa Depan Generasi Muda
Kunjungi Natuna, Menko Polkam Tegaskan Peran Strategis Prajurit di Wilayah Perbatasan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:43 WIB

Menko Polkam Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Perangi Narkotika Demi Indonesia Emas 2045

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:54 WIB

Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata “Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah”

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:01 WIB

Danamon Prasmul EduWealth Resmi Diluncurkan, Perkuat Perencanaan Pendidikan Masa Depan Anak

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:19 WIB

Pemerintah RI Kirim Menko Polkam ke Doha, Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Mantan Emir Qatar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:44 WIB

Menko Polkam Pastikan Penanganan Kasus Korupsi Sesuai Aturan dan Berkeadilan

Berita Terbaru