Antisipasi Membeludaknya Arus Kendaraan, Pemprov Jateng Mulai Siapkan Jalur Alternatif

- Reporter

Kamis, 20 Maret 2025 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA – Untuk mengantisipasi membeludaknya arus kendaraan pada mudik Lebaran 2025, Pemerintah Provinsi Jateng mulai menyiapkan sejumlah jalur alternatif.

 

Terlebih, jumlah kendaraan yang bakal masuk atau melintas Jawa Tengah diprediksi sebanyak 1,8 juta kendaraan. Jumlah itu mengalami kenaikkan 6,75% dibandingkan 2024.

 

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menyampaikan, jalur-jalur alternatif sudah mulai dipasang rambu-rambu penunjuk arah. Harapannya, bisa memudahkan pemudik menuju daerah tujuannya masing-masing.

 

“Jalur-jalur alternatif kita beri papanisasi untuk mempermudah, karena kalau kita bicara google map, kadang terjebak,” tuturnya, saat ditemui seusai menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Rabu (19/3/2025).

Baca Juga :  TMMD Kodim 0733/KS Bangun Rumah Warga Lebih Layak Huni

 

Ditambahkan, berdasarkan data Dinas Perhubungan Jateng, total sudah terpasang 15.290 unit lampu penerangan jalan, 14.826 unit rambu lalu lintas, dan 1.331 unit rambu pendahulu penunjuk jurusan. Untuk daerah rawan kecelakaan sebanyak enam lokasi, telah dipasang warning light, marka jalan, dan rambu peringatan.

 

Rambu imbauan kepada pemakai jalan berupa peringatan dengan kata-kata, juga telah disiapkan sebanyak 203 unit rambu sementara.

 

Jalur-jalur alternatif yang disiapkan itu berada di jalur penghubung tengah, jalur alternatif pantura, dan jalur penghubung timur.

Baca Juga :  Waisak di Vihara Mahavira Graha Semarang Angkat Pesan Kebijaksanaan dan Cinta Kasih

 

Jalur penghubung tengah meliputi ruas Pemalang–Randudongkal–Belik–Bobotsari–Purbalingga, ruas Wiradesa-Kajen–Kalibening–Wanayasa–Banjarnegara, dan ruas Weleri–Patean–Parakan.

 

Jalur alternatif pantura meliputi ruas Bantarsari–Ketanggungan–Slawi-Bantarbolang–Kajen-Kesesi–Wonotunggal-Plantungan-Sukorejo–Ungaran, dan ruas Semarang–Godong–Purwodadi–Wirosari–Singget–Cepu.

 

Untuk jalur penghubung timur meliputi ruas Pati–Purwodadi–Gemolong–Surakarta, ruas Sruwen–Karanggede–Andong–Gemolong; ruas Palur–Karanganyar–Kalisoro/Batas Jatim, dan ruas Surakarta–Sukoharjo–Wonogiri–Ngadirojo–Biting/Batas Jatim.

 

Gus Yasin, sapaan wagub, mengatakan, kondisi infrastruktur jalan secara umum sudah baik. Pengerjaan penutupan lubang jalan terus dikebut.

 

“Jalan-jalan sudah ditambal semua. Dan kemarin saya juga sudah muter, mencoba lewat jalan-jalan provinsi, dan jalan-jalan yang menjadi jalan alternatif para pemudik, insyaallah sudah baik semua,” ungkapnya.

Berita Terkait

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu
Taj Yasin: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah
Ahmad Luthfi Kenang Prestasi Syabilla, Atlet Selam Jepara yang Berpulang saat Porprov

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terbaru