Banjir Pekalongan, Bantuan Pemprov Jateng Disambut Syukur Warga

- Reporter

Senin, 19 Januari 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN – Sejumlah warga Kota Pekalongan mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan oleh pemerintah dalam penanganan banjir daerah setempat. Meskipun sejumlah warga harus mengungsi, namun kebutuhan logistiknya dipastikan aman dan terpenuhi dengan baik.

“Alhamdulillah, kebutuhan pengungsi sudah terpenuhi. Makan sehari tiga kali, anak-anak dikasih susu dan buah-buahan,” kata salah seorang pengungsi, Muasanah saat dikunjungi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin di Posko Pengungsian di Masjid Al Karomah, Jalan Raya Tirto Raya, Kecamatan Pekalongan Barat, Senin, 19 Januari 2026.

Ia mengatakan, ia harus meninggalkan rumahnya setelah banjir merendam permukiman sejak Jumat malam, 16 Januari 2026. Namun, petugas langsung memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi, saat mereka tiba di posko.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Pimpin Gowes ASN, Hemat Energi Didorong Jadi Budaya Baru Jateng

“Bersyukur dibantu pemerintah. Dari hari pertama kita ke sini langsung ditanya kebutuhan kami. Pemerintah tanggap,” katanya.

Sebagai informasi, banjir di daerah tersebut terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang, yang menyebabkan Sungai Bremi meluap dan menggenangi sejumlah wilayah di Kota Pekalongan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan per Senin, 19 Januari 2026 pukul 09.00 WIB. Bencana ini berdampak pada 8.692 kepala keluarga di empat kecamatan. Sementara itu, sebanyak 2.400 jiwa tercatat mengungsi dan tersebar di 24 posko pengungsian.

Selama berada di pengungsian, kebutuhan dasar warga dipastikan terpenuhi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan senilai Rp169,7 juta untuk mendukung penanganan dampak banjir di Kota Pekalongan. Bantuan yang disalurkan meliputi logistik, paket perlengkapan kebutuhan dasar, makanan dan non-permakanan, satu ton beras, serta obat-obatan.

Baca Juga :  Posko Terpadu Nataru Dibuka, Ahmad Luthfi Minta Petugas Aktif di Lapangan

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin menyatakan, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

“Kita pastikan bahan pokok, kebutuhan makan aman, dapur umum sudah kita siapkan semua” ujar Taj Yasin.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kota setempat terus melakukan koordinasi untuk menangani banjir, baik melalui upaya darurat di lokasi pengungsian maupun langkah lanjutan, guna mempercepat surutnya genangan dan memulihkan aktivitas warga.*

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru