Baru Menikah, Wali Kota Tegal Digoda Gubernur Ahmad Luthfi di Tengah Aksi Tanam Mangrove

- Reporter

Rabu, 15 Oktober 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Ada sejumlah momen lucu saat acara penanaman mangrove dan cemara laut di pesisir pantai Jawa Tengah. Acara “Mageri Segoro” serentak di 35 kabupaten kota yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi itu dihadiri bupat dan wali kota secara daring.

Jika Bupati dan Wali Kota melakukan penanaman di masing-masing wilayah, maka Gubernur Ahmad Luthfi hadir pada Penanaman Mangrove Serentak Mageri Segoro 2025 yang digelar di Pantai Muara Kencana, Desa Pidodo Kulon, Kabupaten Kendal.

Bupati Kendal Dyah Kartika juga hadir mendampingi di lokasi. Sementara Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyatul Mutmainah, dan lainya hadir secara daring.

Usai penanaman, Ahmad Luthfi melakukan tanya jawab dengan para bupati dan wali kota. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng melaporkan kegiatan di Semarang, sebagaimana instruksi pertama kali ditanya jawab dari tersebut. Selanjutnya dari Kabupaten Demak.

Baca Juga :  Pasang Jembatan Armco, Pemprov Jateng Percepat Pemulihan Akses Utama Grobogan-Semarang

Khusus Demak, Gubernur meminta Pemkab melakukan penanaman di sekitar Giant Sea Wall.

“Nanamnya jangan di sekitar wilayahnya penduduk saja. Tapi juga di sekitar Giant Sea Wall. Saat nanti pembangunan selesai, mangrove-nya juga sudah tumbuh tinggi,” kata Ahmad Luthfi, Rabu 15 Oktober 2025.

Selanjutnya ia menyebut Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono. “Wali Kota Tegal laporan…, aja mung kromas-kramas wae,” ceplos Ahmad Luthfi. Hal itu sontak membuat warga yang hadir tertawa.

Wali Kota Dedy Yon diketahui baru saja mengakhiri masa lajang dengan melangsungkan pernikahan. Dalam kegiatan penanaman mangrove tersebut, ia diwakili Wakil Wali Kota Tazkitatul Mutmainah.

“Kami menanam 10 ribu mangrove. Disuport oleh elemen masyarakat hingga dari dunia pendidikan,” kata Tazkiyatul Mutmainah yang akrab disapa Iin.

“Wakil Wali Kotane kok resik. Nanam po rak kui mau?” Canda Ahmad Luthfi.

Baca Juga :  Dari Genangan ke Harapan, Kisah Pompa Surya di Sayung

“Ikut menanam Bapak. Tadi sudah cuci tangan,” jawab Iin.

Dalam momen tanya jawab itu, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan agar kabupaten dan kota membuat Tim Percepapatan. Nantinya, Dinas LHK Pemprov jateng bakal mengeluarkan surat untuk mendukung percepatan penyelamatan pesisir pantai di Jateng dengan menanam mangrove.

Gubernur Jawa Tengah saat ini fokus dalam penyelamatan pesisir dari abrasi. Terhitung sejak Juni sampai hari ini sudah tertanam 1,3 juta batang.

Harapannya pada Desember nanti bisa mencapai 2 juta mangrove. Ahmad Luthfi menegaskan gerakan Mageri Segoro bukan sekadar seremoni, tetapi langkah konkret menjaga masa depan lingkungan.

Kegiatan ini bagian dari program prioritas yang diusung Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin yakni, penanggulangan bencana dan keberlanjutan lingkungan melalui Mageri Segoro untuk mengamankan garis pantai.*

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru