BI Jateng Fasilitasi Ekspor Kopi UMKM Binaan Senilai Rp1,6 Miliar

- Reporter

Kamis, 16 Januari 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pemprov Jateng menyaksikan dan menghantarkan pelepasan ekspor kopi CV Kwadungan Java Coffee Temanggung ke Taiwan, Rabu 16 Januari 2025.

Ekspor ini merupakan hasil fasilitasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah dalam mendorong UMKM binaan untuk Go Export melalui kegiatan Business Matching (BM) Ekspor di acara Java Coffee Culture (JCC) tahun 2024 lalu.

Pembelian kopi oleh buyer dari Taiwan pasca BM telah mulai direalisasikan akhir tahun lalu sebesar 15 ton green bean senilai Rp1,1 miliar dan dilanjutkan dengan pemesanan kedua di tahun 2025 sebesar 19 ton green bean senilai Rp1,6 miliar.

Kwadungan Java Coffee merupakan salah satu UMKM mitra binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah sejak awal 2024.

Berbagai program pendampingan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah dilakukan untuk mendorong kapasitas usaha dan SDM termasuk peningkatan akses pasar, antara lain melalui program onboarding dan promosi maupun Business Matching.

Baca Juga :  Pabrik Garmen Wong Hang Dibuka Kembali, Ekonomi Warga Pemalang Menggeliat

Fasilitasi lain untuk meningkatkan nilai tambah dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah dengan mendorong penjualan produk tidak hanya dalam bentuk green bean namun juga dalam bentuk roasted bean maupun produk turunan lainnya.

Kepala Dinas Koperasi & UKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy S. Bramiyanto mengatakan, program pendampingan juga dilakukan oleh Dinas Koperasi & UKM Provinsi Jawa Tengah dalam kerangka pelaksanaan program Satu Desa Satu Produk atau One Village One Product (OVOP).

“Dinas Koperasi & UKM Provinsi Jawa Tengah juga mengharapkan bahwa Kwadungan Coffee dapat menjadi inspirasi UMKM lain untuk meningkatkan kapasitas sehingga mampu melakukan ekspor,” katanya.

Sebagai salah satu kopi yang dihasilkan dari beberapa UMKM di wilayah Temanggung, Jawa Tengah, Kwadungan Coffee sedang berupaya untuk meningkatkan kembali pangsa pasar ekspor yang pernah dicapai sebelumnya yang cukup tinggi hingga 50 ton per tahun.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Jateng Masih Solid

Untuk itu Kwadungan Coffee terus berkomitmen meningkatkan akses pasar ekspor termasuk bersinergi dengan Bank Indonesia, Dinas Koperasi & UKM Provinsi Jawa Tengah maupun dengan agregator ekspor lain.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa peningkatan upaya pengembangan ekspor harus diiringi dengan konsistensi UMKM untuk menjaga kualitas dan kuantitas produknya sehingga dapat menjaga daya saing di pasar internasional termasuk pasar domestik.

“Ke depan upaya fasilitasi yang sinergis bersama Pemerintah Daerah dan stakeholder lain harus dikuatkan untuk mendorong perkembangan UMKM di Jawa Tengah guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru