BI Jateng: Pelaku Usaha Mikro Dominasi Penggunaan Sistem Pembayaran QRIS, Capai 97,98 Persen

- Reporter

Rabu, 4 Desember 2024 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyebutkan pelaku usaha mikro mendominasi penggunaan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Jateng.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jateng, Nita Rachmenia mengatakan, Jateng menjadi Provinsi dengan jumlah pengguna QRIS terbanyak ketiga di Indonesia dan merchant QRIS menjadi paling banyak keempat se-Indonesia.

Jumlah pengguna QRIS sampai November 2024 mencapai 7,4 juta tumbuh 41,96 persen (yoy), sedangkan merchant QRIS tembus 3,4 juta tumbuh 16,29 persen (yoy). Adapun volume transaksinya sudah mencapai 288,8 juta kali tumbuh 461,87 persen (yoy).

Baca Juga :  Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Pesan Puluhan Bus Listrik, Prabowo Subianto: Contoh untuk Daerah Lain

“UMKM mendominasi merchant QRIS sebesar 97,98 persen. UMKM terdiri dari merchant dengan kategori Usaha Mikro (UMI), Usaha Kecil (UKI) dan Usaha Menengah (UME),” ujarnya.

Ia mengatakan, penggunaan QRIS paling banyak digunakan oleh masyarakat perkotaan yakni di Kota Semarang di urutan teratas, kemudian Kabupaten Wonosobo dan Kota Magelang.

“Pembayaran menggunakan QRIS banyak digunakan oleh masyarakat perkotaan. Kami akan terus mengencarkan sosialisasi dan edukasi ke wilayah lainnya di Jateng,” katanya.

Dia menyebut, QRIS sudah banyak digunakan dari pasar, toko, pedagang kaki lima, pusat pendidikan, bahkan hingga rumah ibadah seperti di masjid dan lainnya.

Baca Juga :  Transformasi Digital BTN Disambut Wagub Jateng, Layanan Publik Dianggap Makin Efisien

“QRIS sebagai kanal pembayaran Utama yang memberikan kemudahan, aman, cepat dan menghindarkan dari uang palsu,” jelasnya.

Sementara itu, salah pedagang di sekitar Masjid Agung Kauman Semarang, Hermin mengatakan, kehadiran QRIS sangat membantu dirinya menerima pembayaran dari pembeli minuman dan aneka jajanan.

“Banyak pembeli yang tanya bisa pakai QRIS, akhirnya saya buat dan ternyata memang pakai QRIS enak tidak perlu ada kembalian, langsung masuk rekening,” pungkasnya***

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru