Dawet Siwalan, Minuman Segar Inovatif dari Rembang

- Reporter

Minggu, 16 Maret 2025 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REMBANG – Melimpahnya hasil panen buah siwalan atau lontar mendorong warga Rembang, untuk berinovasi mengolah siwalan menjadi minuman segar bernilai ekonomi lebih tinggi. Salah satunya, dawet siwalan yang dikembangkan oleh Nuranto, warga Desa Kebonagung, Kecamatan Sulang.

Nuranto menyampaikan, dia mulai merintis inovasi dawet siwalan sejak tiga tahun lalu. Melihat melimpahnya buah siwalan di desa istrinya, ia berinisiatif mengolahnya menjadi minuman yang menarik bagi masyarakat.

“Kebonagung kan banyak legen dan siwalan, itu hanya dijual tanpa ada inovasi. Akhirnya saya inovasi, bagaimana kalau buah siwalan ini kita jadikan minuman dawet siwalan. Ternyata mertua bisa membuatnya dan rasanya enak. Akhirnya, saya membuat itu,” jelasnya saat dihubungi via telepon, Jumat (14/3/2025).

Baca Juga :  Program Unik Ahmad Luthfi: Mahasiswa Diajak Ikut Sehari Kegiatan Bersama Gubernur

Diceritakan, berbeda dengan dawet pada umumnya yang menggunakan cendol dari tepung beras, dawet siwalan menghadirkan potongan buah siwalan sebagai isiannya. Teksturnya yang kenyal serta rasanya yang sedikit manis, berpadu sempurna dengan kuah santan, gula merah, dan es, menciptakan sensasi kesegaran yang khas.

“Komposisinya harus gula juroh (gula jawa), siwalan, dan santan. Santannya tidak boleh pecah. Kalau tiga kelapa, itu airnya satu baskom, tidak boleh lebih,” terangnya.

Baca Juga :  Tahun Pertama Luthfi-Yasin Dinilai Solid, Perlu Perkuat Persepsi Publik

Untuk menambah variasi isian, Nuranto biasanya menambahkan jelly, agar teksturnya lebih beragam. Namun, pemilihan jelly harus tepat, agar tidak menghilangkan cita rasa khas siwalan.

“Untuk menambah isian, biasanya saya pakai jelly. Tapi rasanya harus rasa kelapa, karena selain itu nanti rasa siwalannya kalah,” ujarnya.

Dia menambahkan, dengan racikan khasnya, dawet siwalan mendapat banyak peminat. Minuman segar ini dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp8 ribu per porsi.

“Kalau momen Ramadan, saya jualnya di depan SMK Muhammadiyah Rembang. Kalau hari-hari biasa, di depan kantor KONI Rembang,” tutupnya

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru