Zonajateng.id – Komisi D DPRD Kabupaten Jepara mengadakan rapat kerja dan koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara.
Pertemuan ini diadakan untuk membahas kesiapsiagaan menghadapi bencana serta pemeliharaan jalan yang terdampak oleh tingginya intensitas hujan belakangan ini.
Ketua Komisi D DPRD Jepara, Andi Rohmat, menegaskan pentingnya rapat ini dalam rangka memastikan kesiapan daerah menghadapi potensi bencana.
“DPUPR dan BPBD saya panggil untuk mengevaluasi kesiapan infrastruktur dan sistem penanggulangan bencana,” papar Andi Andong, sapaannya, Kamis (2/1/25).
“Curah hujan yang tinggi mengakibatkan genangan air dan kerusakan jalan, sehingga diperlukan tindakan cepat,” sambungnya.
Andi Rohmat juga menekankan perlunya perbaikan segera terhadap jalan berlubang untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Sama pentingnya dengan optimalisasi sistem drainase untuk mencegah genangan air di jalan.
“Pengguna jalan tidak boleh menjadi korban. Data menunjukkan angka kecelakaan cukup tinggi, sehingga perbaikan harus segera dilakukan,” tegasnya.
Koordinasi antara DPUPR dan BPBD menjadi kunci dalam penanggulangan bencana. “Ketika banjir atau tanggul jebol terjadi, respons cepat dan terukur sangat dibutuhkan. Tidak boleh ada saling lempar tanggung jawab,” ujar Andi Andong, sapaan akrabnya.
Kepala Bidang Pengairan DPUPR Jepara, Teguh Arifianto, turut hadir dalam rapat tersebut. Ia mengungkapkan bahwa koordinasi dengan BPBD selama ini berjalan baik dan akan terus ditingkatkan.
Lebih lanjut, BPBD Kabupaten Jepara, yang diwakili oleh sekretaris Natya Mradipta, menyatakan kesiapsiagaan tim relawan yang bekerja 24 jam.
“Masyarakat dapat melaporkan informasi bencana ke Pusdalops PB BPBD Jepara melalui WA di nomor 081-127-664-51 untuk bisa berkoordinasi di lapangan,” ujarnya.***









