Geliatkan UMKM, Heri Pudyatmoko Minta Program Literasi Keuangan Masuk Desa 

- Reporter

Jumat, 17 April 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko mendorong penguatan program literasi keuangan bagi masyarakat pedesaan di Jawa Tengah sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Berdasarkan data terbaru, jumlah UMKM di Jawa Tengah menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Secara nasional, jumlah UMKM di provinsi ini mencapai sekitar 4,45 juta unit usaha pada 2025, menjadikannya salah satu daerah dengan basis UMKM terbesar di Tanah Air.

Selain itu, sektor UMKM juga terbukti menjadi penopang utama ekonomi daerah. Pada triwulan II 2025, sektor ini bahkan mencatat pertumbuhan sekitar 5,28 persen, menunjukkan peran signifikan dalam menjaga stabilitas ekonomi Jawa Tengah.

Meski demikian, tantangan utama yang dihadapi masih berkaitan dengan rendahnya literasi keuangan, khususnya di wilayah pedesaan.

Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan, tingkat literasi keuangan nasional berada di angka 66,46 persen, masih tertinggal dibandingkan tingkat inklusi keuangan yang mencapai 80,51 persen.

Baca Juga :  Jateng Makin Diminati Investor, Luhut Acungi Jempol Kepemimpinan Luthfi

Kondisi ini mencerminkan masih banyak masyarakat yang telah mengakses layanan keuangan, namun belum sepenuhnya memahami pengelolaan dan risikonya.

“Literasi keuangan menjadi kunci agar pelaku UMKM bisa berkembang. Tanpa pemahaman yang baik, usaha sulit tumbuh secara berkelanjutan,” tegas Heri.

Ia menilai, banyak pelaku UMKM di pedesaan Jawa Tengah masih mencampur keuangan pribadi dengan usaha, sehingga menyulitkan pengembangan bisnis.

“Hal-hal sederhana seperti pencatatan keuangan sering diabaikan, padahal itu sangat penting untuk mengetahui kondisi usaha,” ujarnya.

Heri juga mendorong pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk memperluas edukasi keuangan melalui pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi dengan lembaga keuangan.

Di sisi lain, perkembangan sektor jasa keuangan di Jawa Tengah menunjukkan tren positif.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi: KEK Kendal Sukses Tekan Kemiskinan dan Buka Lapangan Kerja

Hingga pertengahan 2025, penyaluran kredit melalui fintech peer-to-peer lending di Jawa Tengah tercatat mencapai sekitar Rp7,03 triliun, tumbuh signifikan secara tahunan, yang menunjukkan meningkatnya akses pembiayaan masyarakat.

Menurut Heri, kondisi ini harus diimbangi dengan peningkatan literasi agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga memahami risiko dan manfaat layanan keuangan.

“Literasi dan akses harus berjalan beriringan. Masyarakat tidak hanya paham, tapi juga bisa memanfaatkan layanan keuangan secara optimal,” tambahnya.

Ke depan, ia berharap penguatan literasi keuangan dapat menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan, khususnya dalam mendorong UMKM naik kelas dan memperkuat ekonomi desa.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi. Kalau dikelola dengan baik, dampaknya akan sangat besar bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Trans Jateng Buka Koridor Magelang-Temanggung pada 2027, Jepara-Pati Menyusul 2028
Travel Fair Danamon Hadir di Tujuh Kota, Nasabah Berpeluang Dapat Diskon hingga 70 Persen
Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo
BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang
Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia
Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas
Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor
Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:20 WIB

Trans Jateng Buka Koridor Magelang-Temanggung pada 2027, Jepara-Pati Menyusul 2028

Senin, 27 Juli 2026 - 15:10 WIB

Travel Fair Danamon Hadir di Tujuh Kota, Nasabah Berpeluang Dapat Diskon hingga 70 Persen

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:07 WIB

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:16 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia

Berita Terbaru