Gotong Royong Pemerintah dan Dunia Usaha, Warga Kudus Nikmati Rumah Baru

- Reporter

Kamis, 6 November 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Senyum bahagia terpancar dari wajah Sri Umami, warga Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Puluhan tahun tinggal di rumah sederhana yang nyaris roboh, ia dan keluarga kini bisa menempati rumah baru berkat program CSR PT Djarum. Hadir Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

“Suami saya sakit stroke. Saya sendiri bekerja sebagai pegawai Djarum. Rumah dulu dibongkar dan dibangun baru, selama dua bulan kami tinggal di bekas warung depan rumah. Sekarang sudah bisa ditempati, airnya lancar, temboknya bagus. Saya sangat bersyukur,” tutur Sri Umami, matanya berkaca-kaca.

Cerita serupa datang dari Poniman, seorang kuli bangunan. Ia mengaku bangga sekaligus haru melihat perubahan rumahnya yang kini lebih kokoh dan layak huni.

“Rumah saya dibangun kembali, sudah selesai dan sudah saya tinggali. Bangunannya lebih bagus, kuat, dan tahan lama. Bahagia sekali, Pak,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Latih PKD dan Satpol PP Amankan Objek Vital

Bagi Roisnan, buruh serabutan dengan penghasilan Rp 100 ribu per hari, bantuan rumah ini ibarat anugerah besar. “Dulu rumah peninggalan orang tua, dinding kayu, banyak yang lapuk. Sekarang sudah kuat, bagus, dan nyaman. Saya puas sekali,” katanya sambil tersenyum.

Ungkapan syukur juga disampaikan Siti Jumiatun, penerima manfaat lainnya. “Seneng banget ada perusahaan yang bantu rakyat. Alhamdulillah, saya bersyukur dan bahagia sekali dengan pemberian dari Djarum,” ujarnya singkat.

Program CSR PT Djarum di Jawa Tengah pada 2025 mencakup 2.550 unit bantuan rumah dan sanitasi, terdiri dari 814 unit dalam proses dan 1.572 unit selesai, dengan target rampung Desember 2025.

Di Kabupaten Kudus sendiri, 1.500 unit merupakan program Sanitasi Terpadu dan telah selesai sejumlah 869 unit. Sementara 300 unit lainnya adalah program Renovasi Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) telah selesai 222 unit. Serta 200 unit renovasi ringan.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi: Pendampingan Hukum Penting untuk Cegah Korupsi Dana Desa

Menteri PKP Maruarar Sirait didampingi Victor Hartono menyebut program ini sebagai bukti nyata gotong royong antara pemerintah dan dunia usaha.

“Djarum dan sektor swasta lain membuktikan bahwa gotong royong bukan hanya slogan. Tanpa uang negara, rumah-rumah rakyat bisa berdiri kokoh,” ujarnya saat berdialog dengan penerima bantuan.

Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan, kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan memperluas akses rumah layak huni.

“Rumah yang layak adalah pondasi kesejahteraan keluarga. Kalau rumahnya bagus, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga juga ikut meningkat,” katanya.*

 

Berita Terkait

Ahmad Luthfi Ajak Ulama Jadi Penyejuk Bangsa di Tengah Banjir Hoaks dan Disinformasi
Jaga Ketahanan Pangan, Wakil Ketua DPRD Jateng Usul Peta Kerawanan hingga Tingkat Kecamatan
Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas
Antisipasi Dampak Teknologi terhadap Lapangan Kerja, Heri Pudyatmoko Dorong Percepatan Transformasi Digital
Tak Lagi Takut Duri, Kader PKK Jateng Diajari Mengolah Lele Ramah Anak
Terimakasih Pak Gubernur, Jalan Cepu-Randublatung Tuntas Tahun Ini
Hadapi Ketidakpastian Karir, Waka DPRD Jateng Dorong Anak Muda Terus Kembangkan Potensi Diri
Wakil Ketua DPRD Jateng Imbau Masyarakat Waspadai Penyakit Tidak Menular

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:57 WIB

Ahmad Luthfi Ajak Ulama Jadi Penyejuk Bangsa di Tengah Banjir Hoaks dan Disinformasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:01 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Wakil Ketua DPRD Jateng Usul Peta Kerawanan hingga Tingkat Kecamatan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:51 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:15 WIB

Antisipasi Dampak Teknologi terhadap Lapangan Kerja, Heri Pudyatmoko Dorong Percepatan Transformasi Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:36 WIB

Tak Lagi Takut Duri, Kader PKK Jateng Diajari Mengolah Lele Ramah Anak

Berita Terbaru