Gubernur Luthfi Tepati Janji, Mahasiswa Sumatera Tetap Bisa Melanjutkan Kuliah

- Reporter

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Janji Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, untuk membantu mahasiswa terdampak bencana banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, yang sedang menempuh pendidikan di Jawa Tengah akhirnya terealisasi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng, menyalurkan bantuan biaya tempat tinggal selama tiga bulan kepada 162 mahasiswa.

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 332.100.000, diperuntukkan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah. Diantaranya Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), UIN Sunan Kudus, hingga Universitas Terbuka. Dari jumlah tersebut, setiap mahasiswa sedikitnya akan menerima Rp1.950.000.

Penyerahan bantuan dilakukan di Aula Lantai X Gedung Merah Putih Kantor BPAKD Provinsi Jawa Tengah pada Kamis, 15 Januari 2026.

Gubernur Ahmad Luthfi yang diwakili Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, menyampaikan pesan penyemangat kepada para mahasiswa agar tidak berhenti mengejar pendidikan meski sedang menghadapi cobaan.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Salurkan Tali Asih Hafiz-Hafizah Tanpa Proses Berbelit

“Adik-adik yang kami cintai dan banggakan, pendidikan tidak boleh berhenti. Dalam menempuh pendidikan tentu tidak selalu mulus, selalu ada ujian untuk mencapai cita-cita yang luhur,” ujar Taj Yasin menyampaikan pesan Gubernur.

Wagub menjelaskan, bantuan ini merupakan realisasi komitmen yang disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi saat mengunjungi mahasiswa terdampak banjir dari Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Melalui Baznas Jateng, Pemprov menyalurkan bantuan lebih dari Rp 300 juta untuk meringankan beban biaya tempat tinggal mahasiswa.

“Selain bantuan untuk mahasiswa, Pemprov Jawa Tengah juga telah mentasarufkan bantuan kemanusiaan ke tiga provinsi tersebut dengan total mencapai Rp 2,5 miliar. Harapannya, bantuan ini bisa menjaga semangat belajar mereka, mengejar ilmu, dan kelak kembali membangun daerah asalnya,” jelas Taj Yasin.

Apresiasi atas realisasi bantuan ini disampaikan Ketua Ikatan Mahasiswa Minangkabau, M Ghazza Al Hafidz Hasbi. Ia menilai Pemprov Jateng konsisten menepati janji yang disampaikan sejak awal.

Baca Juga :  Pelajar 37 Sekolah Jadi Target Awal Program MBG di Purbalingga

“Kami merespons sangat baik. Apa yang dijanjikan saat kunjungan Bapak Gubernur di Asrama Aceh benar-benar terealisasi dan terlaksana dengan lancar,” ujarnya.

Ghazza menjelaskan, dari sekitar 500 mahasiswa asal Sumatera Barat yang menempuh pendidikan di Jawa Tengah, terdapat 39 orang yang terdampak langsung banjir dan telah terdata seluruhnya sebagai penerima bantuan.

Wilayah terdampak parah di Sumatera Barat, lanjut dia, antara lain Kabupaten Agam serta beberapa kawasan di Kota Padang. Banyak rumah rusak dan akses jalan terputus akibat banjir.

“Alhamdulillah, seluruh 39 mahasiswa yang terdampak dari Sumatera Barat sudah tercover bantuan. Ini sangat berarti bagi kami,” pungkasnya.

Tercatat, Baznas Jateng telah menyalurkan bantuan donasi bencana alam sebesar Rp2.525.000.000 untuk korban banjir Sumatera-Aceh. Rinciannya, Rp1.250.000.000 untuk Provinsi Aceh, Rp700.000.000 untuk Provinsi Sumatera Utara, dan Rp575.000.000 untuk Provinsi Sumatera Barat.*

Berita Terkait

Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya
Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati
Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren
Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah
Ahmad Luthfi: 555 Ribu Santri Jateng Punya Peran Strategis Bangun Ekonomi
Jelang Hari Santri, Gerakan Roan Digelar Serentak di 117 Ponpes Jateng
Hadapi Kasus Perundungan, Taj Yasin Ajak Santri dan Kampus Bersinergi Cari Solusi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah

Berita Terbaru