Gus Yasin Gerak Cepat, Anak Disabilitas Korban Banjir Dipastikan Dapat Pendidikan

- Reporter

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN – Di tengah duka banjir yang melanda Kota Pekalongan, secercah harapan hadir bagi Fitria (27), perempuan penyandang disabilitas mental dan fisik yang menjadi salah satu pengungsi.

Harapan itu datang saat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau posko pengungsian di Aula Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan pada Senin, 19 Januari 2026.

Di lokasi tersebut tercatat sebanyak 449 warga mengungsi. Saat menyapa para pengungsi, perhatian Wagub langsung tertuju pada sosok Fitria. Ia kemudian berbincang dengan sang ibu, Siti Qomariah (52), warga Kelurahan Bendan Kergon, Kecamatan Pekalongan Barat.

Dari perbincangan itu, Wagub mengetahui bahwa Fitria belum pernah mengenyam pendidikan formal, karena keterbatasan kondisi dan ekonomi keluarga.

Baca Juga :  Warga Cilibur Harap Jalan Segera Diperbaiki, Gubernur Luthfi Janji Percepatan Penanganan

Mendengar hal tersebut, pria yang akrab disapa Gus Yasin itu langsung meminta ajudannya untuk mendata Fitria dan menyatakan komitmennya untuk membantu pendidikan anak tersebut.

“Harus dipastikan sekolahnya bagaimana,” ujarnya.

Gus Yasin juga secara khusus menitipkan Fitria kepada Camat Pekalongan Barat agar proses pendidikan bisa segera direalisasikan.

“Pak Camat, kulo nitip anak ini untuk bisa sekolah,” imbuhnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Camat Pekalongan Barat, M. Natsir, menyatakan kesiapannya untuk segera berkoordinasi dengan dinas pendidikan.

“Kami akan koordinasi dengan dinas pendidikan, sekolah mana yang paling tepat untuk sang anak,” katanya.

Bagi Siti Qomariah, perhatian dan bantuan itu menjadi momen yang mengharukan. Selama ini, ia mengaku belum mampu menyekolahkan Fitria karena keterbatasan ekonomi.

Baca Juga :  Sambut Muria Trail Run Agustus, Sekda Jateng Minta Setiap Daerah Punya Event Trail Run

Ia bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang berangkat sejak pagi buta dan baru pulang sore hari. Sementara suaminya dalam kondisi sakit-sakitan.

“Saya tidak bisa mengantarkan, bapaknya juga sakit-sakitan. Kalau saya tidak kerja, tidak makan,” tuturnya.

Ia pun mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima keluarganya. Sebelumnya, Fitria juga mendapat kursi roda dari Dinas Sosial. Namun, bantuan pendidikan ini menjadi hal yang sangat berarti baginya.

“Senang sekali dapat bantuan. Baru kali ini ada yang memberi beasiswa sekolah,” katanya dengan mata berkaca-kaca.*

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru