Inflasi 1,27%, Rembang Siapkan Antisipasi Hadapi Nataru

- Reporter

Rabu, 4 Desember 2024 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rembang – Berdasarkan rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rembang, inflasi year on year (YoY) di Kabupaten Rembang pada November 2024 tercatat sebesar 1,27 persen. Angka ini menunjukkan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,43 pada November 2023 menjadi 109,81 pada November 2024, menurut rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rembang.

Kepala BPS Kabupaten Rembang, Jubaedi menjelaskan, inflasi ini dipengaruhi oleh kenaikan harga hampir di seluruh kelompok pengeluaran, meskipun ada deflasi pada beberapa kelompok. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami deflasi sebesar 0,07 persen, sedangkan kelompok pakaian dan alas kaki mengalami inflasi 2,10 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 0,78 persen, dan kelompok perlengkapan rumah tangga serta pemeliharaan rutin meningkat 1,76 persen. Sementara itu, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya mengalami penurunan harga sebesar 5,37 persen.

Baca Juga :  21 Desa di Rembang Jadi Sasaran Prioritas Percepatan Penurunan Stunting

Menurutnya, ada 247 paket komoditas yang dipantau untuk melihat perkembangan harga. Pemilihan komoditas tersebut berdasarkan pada nilai konsumsi yang signifikan, atau barang signifikan tetapi kurang esensial.

“Komoditas yang paling berkontribusi terhadap inflasi adalah bawang merah dengan andil 0,1867 persen, tomat 0,09 persen, dan ikan bandeng 0,029 persen. Sedangkan komoditas yang memberikan andil deflasi terbesar adalah udang -0,04 persen, cabai rawit -0,02 persen, dan cumi-cumi -0,019 persen,” ujar Jubaedi, saat dihubungi Selasa (3/12/2024).

Untuk itu, lanjut Jubaedi, pihaknya mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan mengupayakan pengendalian inflasi, terutama untuk barang-barang pokok.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Rembang, M Mahfudz menyatakan, ketersediaan stok menjadi faktor penting dalam menekan inflasi.

“Komoditas yang mengalami kenaikan harga paling menonjol adalah bawang merah dan tomat. Menjelang Nataru, permintaan dipastikan meningkat, sehingga Pemkab akan memastikan ketersediaan stok pangan,” jelas Mahfudz.

Baca Juga :  Jalan Rusak Menahun di Sragen Segera Mulus, Pemprov Jateng Targetkan Rampung Tahun Ini

Namun, imbuhnya, Mahfudz mengingatkan, jika ketersediaan stok juga dipengaruhi oleh faktor cuaca. Hujan dengan intensitas tinggi dapat memengaruhi hasil pertanian, yang dapat berdampak pada ketersediaan barang.

“Kami akan terus memantau stok kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas). Jika stok tidak mencukupi, kami akan berkoordinasi dengan distributor, dan jika diperlukan dengan sektor terkait, seperti Bulog, untuk menjaga pasokan pangan,” imbuhnya.

Mahfudz menambahkan, pekan depan akan digelar rapat koordinasi lintas sektor untuk membahas langkah-langkah antisipasi menghadapi Nataru, khususnya mengenai ketersediaan Kepokmas.

“Kami berharap, target inflasi di bulan Desember dapat dijaga pada kisaran 2,5 persen ±1 persen, dengan batas maksimal 3,5 persen dan minimal 1,5 persen,” tandasnya.

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru