Jateng Arahkan Pembangunan 2027 pada Ekonomi Halal Berbasis Syariah

- Reporter

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan sektor pariwisata berkelanjutan dan penguatan ekonomi halal berbasis syariah sebagai prioritas utama pembangunan pada tahun 2027.

Langkah strategis ini diambil guna menangkap potensi pasar wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Timur Tengah.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat memberikan pengarahan dalam Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026,dan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, komplek Gubernuran Kota Semarang, Jumat, 6 Februari 2026.

“Alhamdulillah, untuk tahun 2027, Jawa Tengah kita arahkan pada sektor pariwisata dan penguatan ekonomi lewat ekonomi halal berbasis syariah. Ini menjadi prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” ujar Taj Yasin, mewakili Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.

Baca Juga :  AXA Mandiri Bekerja Sama dengan AdMedika dan Mitra Keluarga, Klaim Cepat dan Transparan

Wagub yang akrab disapa Gus Yasin ini mengungkapkan, bahwa tren kunjungan wisatawan luar negeri ke Jawa Tengah menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan analisis data, segmen wisatawan dari Timur Tengah menjadi salah satu pasar yang paling potensial jika didukung dengan ekosistem yang tepat.

“Wisatawan mancanegara, banyak juga dari Timur Tengah. Mereka sangat senang dengan destinasi yang berstatus ramah muslim (Muslim-friendly tourism). Saat ini, ekosistem tersebut sudah mulai tumbuh di beberapa wilayah seperti Karanganyar, Wonosobo, dan Temanggung,” tuturnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Jateng akan membangun sistem aglomerasi pariwisata, salah satunya di wilayah Semarang Raya. Nantinya, seluruh pelaku pariwisata akan dikoneksikan agar dapat mempromosikan destinasi secara masif dan terpadu.

Meski berfokus pada ekonomi halal, Gus Yasin menekankan daya tarik wisata tidak akan maksimal jika tidak dibarengi dengan kebersihan lingkungan. Ia tidak ingin wisatawan, baik domestik maupun internasional, hanya disuguhkan pemandangan sampah saat berkunjung ke Jawa Tengah.

Baca Juga :  KAI Daop 4 Semarang Operasikan KA Tambahan Lebaran Relasi Semarang-Jakarta Mulai 30 Maret 2025

“Kita dukung penuh program Asta Cita Bapak Presiden, termasuk menciptakan lingkungan yang asri, aman, dan bersih. Kami mengajak seluruh stakeholder untuk bergerak bersama membersihkan lingkungan,” tambah Wagub.

Rencana pembangunan 2027 ini juga tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan. Selain mempromosikan wisata, pemerintah memperketat izin industri di wilayah hulu (pegunungan) dan hilir (pantai) guna menjaga ekosistem tetap terjaga.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata dengan kelestarian alam Jawa Tengah, sehingga menjadi magnet bagi investasi hijau di masa depan.*

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru