Komisi C DPRD Jepara Ajak Masyarakat Gelorakan Gerakan Anti Bullying hingga Anti Judi Online

- Reporter

Sabtu, 21 Desember 2024 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Komisi C DPRD Kabupaten Jepara mengajak pemangku pendidikan serta seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menggencarkan gerakan anti bullying hingga anti judi online.

Ketua Komisi C DPRD Jepara, Nur Hidayat, menekankan pentingnya peran pemangku pendidikan serta masyarakat dalam membangun lingkungan yang bebas dari perilaku kekerasan, intimidasi, serta perilaku negatif lainnya, seperti perjudian online.

“Kita harus bersama-sama berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang sehat, aman, dan beradab. Bullying dan judi online dapat merusak moral generasi muda, sehingga perlu ada kesadaran kolektif untuk menanggulangi kedua hal tersebut,” ujarnya.

Saat ini, kata Nur, Komisi C DPRD Kabupaten Jepara melalui dinas pendidikan telah memberikan surat edaran kepada Koordinator Satkordikcam se Kabupaten Jepara, Ketua MKKS SMP Kab. Jepara, dan Kepala SKB Kabupaten Jepara perihal implementasi pendidikan karakter dan antisipasi bencana serta Demam Berdarah Dengue (DBD).

Baca Juga :  Pemkab Sragen Raih STBM Award Madya 2024

Di mana poin dari surat edaran tersebut salah satunya yakni lembaga pendidikan agar melaksanakan implementasi pendidikan karakter dan anti korupsi dengan tindakan yakni pertama anti intoleransi, kemudian anti bullying atau kekerasan.

“Lalu yang ketiga anti pelecehan seksual dan pernikahan dini, keempat anti korupsi, kolusi, nepotisme, dan pungutan liar. Disusul ke lima anti Napza (narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya baik zat alami atau sintetis), terakhir ke enam yaitu anti judi daring maupun luring,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Gandeng APGI, Cetak Pemandu Gunung Bersertifikat

Sehingga, lanjut Nur, semua stakeholder untuk bergerak bersama mensosialisasikan surat edaran tersebut. Mengingat surat edaran tersebut merupakan komitmen pemerintahan Kabupaten Jepara dalam menanggulangi permasalahan remaja dan anak.

“Kami berharap gerakan ini dapat terus bergulir sehingga menggerus perilaku negatif di Jepara dan menginspirasi daerah lain untuk menguatkan nilai-nilai positif di tengah masyarakat,” harapnya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat penegak hukum, diharapkan Jepara dapat menjadi daerah yang lebih bebas dari praktik kekerasan sosial dan perilaku merugikan lainnya.***

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru