Komitmen Transparansi dan Efektivitas Anggaran, Jateng Raih Apresiasi TP2DD

- Reporter

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), bersama Bank Indonesia berkomitmen mendorong pengelolaan keuangan daerah berbasis digital, guna memastikan transparansi serta meningkatkan efektivitas pendapatan dan belanja daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Ballroom Gumaya Hotel, Rabu (11/2/2026).

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Nita Rachmenia mengatakan, rapat tersebut bertujuan mengevaluasi capaian TP2DD di 35 kabupaten/ kota. Hasil evaluasi akan dibahas dalam high level meeting, yang dihadiri gubernur, bupati, dan wali kota.

Baca Juga :  Zero Blackout Jadi Bukti Kesiapsiagaan PLN UPT Salatiga di Momen Nataru

Menurutnya, penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di seluruh kabupaten/ kota di Jateng, telah terwujud. Namun, partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan kanal pembayaran digital, masih perlu ditingkatkan.

“Secara infrastruktur, seluruh kanal digital sudah tersedia. Yang perlu terus didorong adalah partisipasi masyarakat, khususnya dalam pembayaran pajak maupun retribusi,” ujarnya.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Bapenda Jateng, Chairunisa menambahkan, digitalisasi pembayaran telah diterapkan, termasuk melalui aplikasi New Sakpole, layanan Samsat Budiman, serta inovasi terbaru Samsat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Baca Juga :  BPS Catat Nilai Ekspor Jateng Naik 5,35 Persen

Untuk optimalisasi ke depan, pihaknya berencana melakukan rebranding New Sakpole, dan mengintegrasikannya dengan SuperApp Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN).

Selain digitalisasi pembayaran, Pemprov Jateng juga menyediakan layanan pengadaan barang dan jasa, seperti Blangkon Jateng, Tisera, Gratis Ongkir, dan Toko Ladang, yang terintegrasi dengan LKPP.

Atas berbagai upaya tersebut, pada 2025 Jawa Tengah meraih penghargaan sebagai TP2DD terbaik peringkat kedua nasional.***

Berita Terkait

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM
Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju
Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas
Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan
Jateng Kantongi Investasi Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Bidik Ekspansi Perusahaan Vietnam
Harga Sembako Lebih Murah, Warga Minta GPM Jateng Lebih Sering Digelar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas

Berita Terbaru