Layanan Istimewa Mudik Gratis: Pemudik Hidrosefalus dari Sukoharjo Diantar Sampai Rumah

- Reporter

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Langkah kaki Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen terhenti di lorong sempit sebuah bus yang terparkir di Lanud Husein Sastranegara, Bandung pada Senin siang, 16 Maret 2026.

Di baris paling belakang, area yang biasanya paling riuh, suasana justru sunyi dan penuh haru. Di sana, Adelia Adinda Putri (25) terbaring tenang.

Gadis asal Sukoharjo pengidap hidrosefalus ini tak bisa duduk, apalagi berjalan. Seluruh perjalanan mudiknya kali ini harus ia lalui dengan merebah di atas deretan kursi panjang yang sengaja dikosongkan panitia.
​
Taj Yasin perlahan mendekat, memastikan warga istimewanya itu dalam kondisi nyaman. Baginya, Adelia bukan sekadar pemudik, melainkan tamu kehormatan.

“Tadi ada dua yang istimewa. Salah satunya Adelia ini, dia tidak bisa duduk karena sakit di punggung,” ujar Gus Yasin sapaan akrabnya.

Ia menegaskan layanan pemerintah tidak boleh berhenti di terminal dan akan memastikan Adelia diantar sampai ke rumahnya.

Baca Juga :  Menko Polkam Harap Kantor Baru Kompolnas Tingkatkan Efektivitas Pengawasan dan Pelayanan Publik

“Nanti sampai di Terminal Sukoharjo, akan kita antar dengan mobil yang sudah kita siapkan sampai ke rumahnya,” jelasnya.

Sang ibu, Tutik Dwi (56), tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Perempuan yang sejak 1998 berjualan jamu tradisional di Bandung itu mengaku baru kali ini bisa ikut program mudik gratis dari Pemprov Jateng.

“Baru sekali ini ikut. Dulu pernah mau ikut, tapi adiknya sakit dan harus dibawa ke rumah sakit, jadi batal,” tuturnya.

Kesempatan tahun ini datang setelah seorang pengurus paguyuban memberi tahu tentang program mudik gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Awalnya, panitia bahkan menawarkan penjemputan ambulans hingga ke rumah.

“Tadinya mau dijemput sampai rumah pakai ambulans, tapi saya enggak enak sama petugasnya. Jadi kami langsung berangkat sendiri saja,” katanya.

Baca Juga :  Samsat Kabupaten Semarang Raih Predikat ZI-WBK 2024

Bagi Tutik, perjalanan pulang ini bukan sekadar perjalanan biasa. Ia merasakan perhatian yang begitu besar dari panitia terhadap kondisi putrinya.

“Pengurus, panitia semuanya baik-baik. Anak saya difasilitasi dengan baik. Semuanya peduli. Saya bahagia bisa ikut di sini. Apalagi gratis, jadi tidak ada pengeluaran,” ujarnya dengan mata berkaca.

​Menyiapkan perjalanan bagi Adelia memang bukan perkara mudah bagi panitia. Ketua Satgas Mudik Paguyuban Jawa Tengah Bandung Raya, Farchan Djuniaji, menyebut kehadiran Adelia adalah anugerah bagi rasa kemanusiaan timnya.

Demi kenyamanan Adelia, panitia harus mencari ambulans untuk transit sementara hingga mengatur ulang tata letak kursi bus.

“Ini anugerah luar biasa bagi kami bisa memfasilitasi disabel. Satu baris kursi belakang itu kami tata khusus untuk satu keluarga agar mereka nyaman,” pungkas Farchan.*

Berita Terkait

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat
INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi
Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM
Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir
Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras
Karhutla Meluas, Menko Polkam Dorong Pemadaman Dipercepat dan Layanan Kesehatan Diperkuat
Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Perkuat Stabilitas Politik dan Keamanan
Oktober Masih Rawan Karhutla, Pemerintah Optimalkan Pemadaman dan Pencegahan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras

Berita Terbaru