MES Jateng Siapkan Model Koperasi Syariah, Gus Yasin: Bisa Jadi Percontohan

- Reporter

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, menyambut baik dukungan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Tengah yang menginisiasi kolaborasi dengan salah satu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Semarang. Kolaborasi itu diwujudkan melalui pembentukan koperasi berbasis ekonomi syariah yang diterapkan dalam KDKMP Tambakrejo, Kota Semarang.

“Saya berterima kasih kepada MES yang sudah menginisiasi berkolaborasi dengan salah satu koperasi Merah Putri yang ada di Kelurahan di Kota Semarang, melakukan koperasi berbasis ekonomi syariah,” ujarnya, usai mewakili Gubernur Ahmad Luthfi memberikan sambutan pada Seminar Nasional dan Musyawarah Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Tengah, dengan tema “Optimalisasi Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Berbasis Syariah di Jawa Tengah”, Sabtu, 9 Mei 2026 di MG Setos Kota Semarang.

Baca Juga :  17.500 Pedagang Bakso Jateng Didorong Naik Kelas, Sertifikasi Halal Dipercepat

Gus Yasin, sapaan akrabnya mengatakan, kolaborasi tersebut perlu dikembangkan. Bahkan bisa menjadi pilot project di Jawa Tengah. Mengingat, ada 8.000 lebih KPKMP yang sudah berdiri di Jawa Tengah.

“Saya berharap ini bukan hanya satu, nantinya bisa tumbuh koperasi Merah Putih yang berbasis syariah lain yang muncul,” ujarnya.

Gus Yasin mendorong rintisan itu dilaksanakan pada tahun 2026. Sehingga dapat mewujudkan tema pembangunan Jawa Tengah di tahun 2027 yang fokus pada wisata dan ekonomi syariah.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum MES Jateng Nyata Nugraha mengatakan, kolaborasi dengan KDKMP Tambakrejo Kota Semarang merupakan terobosan pertama di Jawa Tengah. Dia berharap hal itu bisa menjadi pilot project untuk 12 kepengurusan MES yang ada di kabupaten/kota di Jateng.

Nyata mengatakan, MES Jateng berkomitmen untuk mendukung pembangunan di Jawa Tengah. Terlebih, tema pembangunan di Jateng pada tahun 2027, pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai tulang punggung kemajuan perekonomian daerah.

Baca Juga :  Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

“MES Jawa Tengah siap untuk mendampingi, dan membantu program dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah terutama adalah menuju program di tahun 2027,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal MES Pusat Ari Permana yang juga hadir memberikan sambutan mengatakan, MES akan berada paling depan di Jawa Tengah untuk mendukung program pembangunan Jawa Tengah di tahun 2027.

“Kami di Jakarta sudah siap 100 persen untuk bisa memback up,” ujarnya.

Gus Yasin juga menyempatkan menyapa dan mengunjungi produk UMKM yang menggelar lapak pameran di sekitar kegiatan berlangsung. Antara lain, tenun troso, fashion, dan kuliner, binaan dari MES Jateng.*

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru