Naik BRT Trans Semarang Semua Rute Cukup Bayar Rp1.000 Pakai QRIS

- Reporter

Minggu, 8 Desember 2024 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kota Semarang meluncurkan program baru bagi pengguna transportasi umum BRT Trans Semarang.

Program yang dihadirkan adalah Ngebis Praktis & Ekonomis Pakai QRIS, dimana masyarakat yang naik BRT Trans Semarang cukup membayar Rp 1000 saja menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Kepala BI Jateng, Rahmat Dwisaputra mengatakan, program tersebut untuk meningkatkan awarness masyarakat Kota Semarang tentang kemudahan pembayaran transaksi digital pada sektor transaksi publik, khususnya BRT Trans Semarang.

Baca Juga :  Embung Karangjati Senilai Rp8,5 Miliar Diresmikan Ahmad Luthfi, Target 10 Juta Ton Padi

“Masyarakat Kota Semarang cukup membayar Rp1.000 saja menggunakan QRIS untuk semua rute Trans Semarang,” ujarnya dalam acara The Jewel of Central Java 2024 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang, Sabtu 7 Desember 2024.

Ia mengatakan, program ini dapat dimanfaatkan selama 100 hari penuh mulai tanggal 8 Desember 2024 hingga 18 Maret 2025.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita) menyampaikan, terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Bank Indonesia Jawa Tengah. Masyarakat dapat memanfaatkan hadiah spesial tersebut.

Baca Juga :  Akselerasi Investasi, Batang Industrial Park Ditunjuk Sebagai Pilot Project KLIK

“Sekarang naik bus sudah pakai QRIS. Program Ngebis pakai QRIS ini hadiah dari BI, masyarakat bahwa nanti ngebus hanya bayar Rp 1.000,” katanya.

Ia mengatakan, di Kota Semarang saat ini juga bisa melakukan pembayaran menggunakan QRIS dari mulai PBB, parkir hingga retribusi pasar.

“Kalau ada yang belum bayar PBB, denda gratis kalau pakai Qris,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru