Pemkab Temanggung Lakukan Desinfeksi Pasar Hewan Cegah PMK

- Reporter

Kamis, 9 Januari 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMANGGUNG – Untuk mencegah penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) setempat melakukan desinfeksi dan dekontaminasi di Pasar Hewan Kranggan.

Kepala DKP3 Temanggung, Joko Budi Nuryanto mengatakan, di daerah tersebut ditemukan 73 hewan terdeteksi PMK. Sebagai salah satu langkah pencegahan penularan, dilakukan desinfeksi dan dekontaminasi di pasar hewan.

“Desinfeksi dan dekontaminasi sebagai prosedur yang harus ditempuh di semua pasar hewan,” katanya, saat dikonfirmasi, Kamis (9/1/2025).

Joko mengatakan, untuk 73 hewan yang terpapar PMK, kini dalam pengobatan dan pantauan, dengan harapan tidak ada penularan kembali di daerah tersebut.

Dikemukakan, temuan kasus sebanyak 73 ekor itu merupakan catatan per 6 Januari 2025. Kasus tersebut tersebar di 11 kecamatan dari 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Temanggung.

“Terinci di Kecamatan Tretep terdapat 5 ekor, Candiroto (6), Jumo (1) Ngadirejo (12) Parakan (12) Kedu (8) Bejen (6). Selain itu, Kecamatan Tlogomulyo (4), Kaloran (12) Kranggan (1) dan Pringsurat (6),” jelasnya.

Baca Juga :  Kesepakatan Baru MBG di Jateng, SPPG Wajib Serap Telur dan Ayam Peternak Lokal Dua Kali Seminggu

Dikatakan, kecamatan yang terdapat temuan menjadi zona merah, sementara kecamatan lain belum ada temuan kasus sejauh ini.
Pihaknya saat ini mengutamakan biosecurity dan dekontaminasi, yang meliputi desinfeksi dan dekontaminasi alat atau sarana dan prasarana setelah digunakan untuk pelayanan.

“Desinfeksi dan dekontaminasi kandang, dan yang selanjutnya petugas memperketat pengawasan lalu lintas hewan,” lanjut Joko.

Ia menerangkan, petugas yang menangani hewan sakit menular, diminta segera mengganti perlengkapan baru sebelum ke hewan lain atau hewan berikutnya.

“Petugas harus melaporkan kejadian yang ditemukan melalui Sistem Informasi Kesehatan Hewan Indonesia,” katanya.

Kepala UPT Pasar Hewan Antik Choriyah mengatakan, populasi sapi di Temanggung berkisar 19.800 ekor. Vaksinasi pada hewan dilakukan oleh dinas setempat agar hewan terbebas dari PMK, dengan rentang waktu vaksinasi ini adalah enam bulan.

Baca Juga :  Pangdam IV/Diponegoro Pastikan TMMD di Gunungpati Semarang Berjalan Lancar dan Berhasil

“Kami memang ada vaksinasi gratis beberapa waktu lalu, dan vaksinasi ini khusus bagi peternak kecil. Bagi peternak besar, vaksinasi secara mandiri,” ungkapnya.

Choriyah menyampaikan, kasus PMK pada tahun lalu antara lain pada sapi, kerbau, kuda, dan domba atau kambing. Sementara pada tahun ini, baru ditemukan pada sapi.

Ia berharap, tidak ada lonjakan kasus PMK atau, dan PMK segera mereda. Berdasarkan penelusuran, sapi yang terpapar PMK berasal dari Sukorejo dan bukan dari asli Temanggung.

“Kami lakukan desinfeksi pada lalu lintas ternak, seperti di pasar mobil yang masuk dan keluar dilakukan desinfeksi. Ini agar tidak ada (kasus penularan) PMK, serta bisa bunuh virus PMK,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru