Pemprov Jateng Hadirkan Pompa Surya, Air Lancar Panen Petani Melimpah

- Reporter

Sabtu, 8 November 2025 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – Raut wajah sumringah terlihat dari para petani Desa Adiraja, Kecamatan Adipala, Cilacap. Setelah bertahun-tahun bergantung pada pompa diesel yang menguras kantong, kini mereka menikmati aliran air irigasi tanpa harus memikirkan biaya bahan bakar minyak. Semua itu berkat hadirnya pompa air tenaga surya bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Di tengah terik matahari yang menyengat, deretan panel surya memantulkan cahaya menjadi harapan baru. Energi dari sinar matahari itu kini menggerakkan mesin pompa yang mampu mengairi lebih dari 30 hektare sawah. Sekitar seratus lebih petani menjadi penerima manfaat langsung dari program ini.

Samino, petani Desa Adiraja, mengtakan, pompa air tenaga surya sangat bermanfaat bagi para petani yang menggarap sawah di desanya. Lahan pertanian di desanya merupakan sawah tadah hujan, sehingga kerap kali kesulitan air saat musim kemarau tiba.

“Wah, senang sekali dapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, karena sekarang air mudah untuk mengairi sawah,” katanya, Jumat, 7 November 2025.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Tetap Fokus pada Penyelesaian Rob Sayung

Ia menambahkan, pompa air tenaga surya tersebut lebih cepat dan efektif dalam mengairi sawah. Walhasil, tanaman padi tetap terjaga dan terpenuhi kebutuhan air meski musim kemarau.

“Lebih cepat airnya. Kalau dulu masih pakai diesel berbahan bakar minyak, jadi butuh biaya yang mahal. Satu hari bisa habis Rp 100 ribu. Itu saja tidak bisa merata untuk mengairi sawah satu hektare. Kalau sekarang tidak lagi, karena ada mesin bantuan ini,” lanjutnya.

Sipan, petani Desa Adiraja, mengaku bantuan pompa air tenaga surya bukan hanya membuat air semakin mudah, tapi juga membuat hasil panen melimpah.

“Karena airnya mudah, panen juga melimpah. Kalau dulu satu hektare hanya lima sampai enam ton panen, kini bisa mencapai tujuh sampai delapan ton saat panen,” ungkapnya.

Bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut membuat para petani optimistis, jika hidupnya akan lebih sejahtera.

“Ya senang pemerintah perhatian kepada petani. Kalau hasilnya bagus, kualitas bagus dan lebih melimpah petani jadi lebih sejahtera,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi: Penurunan Tanah Pesisir Harus Diatasi dengan Batasi Air Tanah

Staf Pelaksana Pemerintah Desa Adiraja, Suhada, mengatakan, bantuan mesin tenaga surya itu menjadi solusi konkrit atas kegelisahan petani karena sulit mendapatkan air di musim kemarau.

“Dengan adanya bantuan ini pengairan sawah semakin cepat dan efektif. Dalam satu hari bisa mengairi lebih dari sepuluh hektare sawah. Ada 30 hektare dan seratusan petani di sini yang mendapat manfaat dari bantuan ini,” jelasnya.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Agus Sugiharto, menuturkan, pihaknya terus mengembangkan dan berinovasi terhadap energi baru terbarukan untuk memenuhi kebutuhan energi bagi masyarakat.

“Bantuan pompa air tenaga surya ini membuat petani semakin mudah mendapatkan air irigasi. Sehingga pertanian bisa semakin maju dan berkembang,” tuturnya.

Dengan memperhatikan kebutuhan petani, lanjutnya, Pemerintah Provinsi menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan ketahanan pangan. Terlebih hal itu menjadi perhatian dan instruksi dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

“Ini sesuai Asta Cita dan juga semangat Ngopeni Nglakoni Jateng,” tandasnya.*

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru