Terima Aspirasi dan Kritik, Ahmad Luthfi Minta Demonstran Tetap Jaga Ketertiban

- Reporter

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan kritik dan aspirasi kepada pemerintah melalui aksi unjuk rasa. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian pendapat dilakukan secara tertib, santun, serta tidak mengganggu kepentingan masyarakat umum maupun merusak fasilitas publik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan, pemerintah terbuka terhadap berbagai masukan dan kritik dari masyarakat. Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan.

“Lakukan dengan santun dan tidak mengganggu kepentingan umum,” kata Ahmad Luthfi kepada wartawan di Kota Semarang, Kamis (18/6/2026).

Ia menjelaskan, kebebasan menyampaikan pendapat telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Karena itu, aksi demonstrasi merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi dan tidak hanya terjadi di Jawa Tengah, tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia.

Baca Juga :  Peserta Borobudur Marathon Kagumi Keramahan dan Dukungan Warga

Meski demikian, Luthfi yang duet Wagub Taj Yasin ini, menekankan pentingnya menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Ia meminta para peserta unjuk rasa tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat, termasuk merusak fasilitas publik.

Menurutnya, kritik dan aspirasi yang disampaikan masyarakat sejatinya menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan serta menyempurnakan berbagai program pembangunan.

Baca Juga :  Sosialisasi di Magelang, Komisi IX DPR RI Tekankan Pentingnya Gizi Anak Lewat Program MBG

“Itu merupakan koreksi dari masyarakat, silakan. Ke depan bisa lebih baik,” ujarnya.

Luthfi menilai masukan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam proses pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah tidak mempersoalkan adanya aksi demonstrasi selama dilakukan sesuai aturan dan tetap menghormati hak-hak masyarakat lainnya.

Aksi demonstrasi sendiri kerap berlangsung di lingkungan Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan beragam isu dan tuntutan. Menanggapi hal tersebut, Luthfi menegaskan bahwa pemerintah akan terus membuka ruang dialog dan menerima kritik sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

“Kritik itu menjadi masukan bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan,” tegasnya.***

Berita Terkait

Menko Polkam Ingatkan Risiko Besar Karhutla, Semua Pihak Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Ahmad Luthfi Terima Penghargaan KPK, Jateng Lampaui Target ASN Berintegritas
Jateng Perluas Perlindungan Sosial dan Ekonomi bagi Pekerja Informal
Jaga Investasi, Wagub Taj Yasin Minta Mahasiswa Demonstrasi Damai, Siap Kawal Aspirasi Hingga Pusat
Ribuan Warga Padati Kirab 1 Sura Mangkunegaran, Sekda Jateng Sebut Tradisi Kekuatan Daerah
Pawai Obor Warnai Malam Tahun Baru Islam di Jepara, Wagub Serukan Semangat Perubahan
Jateng Nomor Satu Nasional dalam Sertifikasi Tanah Wakaf, Target 95 Persen pada 2028
Kebijakan Gubernur, Jalan Wonogiri Menuju Jatim dan Yogya Dibangun Tahun Ini

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:38 WIB

Menko Polkam Ingatkan Risiko Besar Karhutla, Semua Pihak Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:13 WIB

Terima Aspirasi dan Kritik, Ahmad Luthfi Minta Demonstran Tetap Jaga Ketertiban

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:52 WIB

Ahmad Luthfi Terima Penghargaan KPK, Jateng Lampaui Target ASN Berintegritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:36 WIB

Jateng Perluas Perlindungan Sosial dan Ekonomi bagi Pekerja Informal

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:17 WIB

Jaga Investasi, Wagub Taj Yasin Minta Mahasiswa Demonstrasi Damai, Siap Kawal Aspirasi Hingga Pusat

Berita Terbaru