Soroti Kematian Ibu dan Bayi, Waka DPRD Jateng Minta Penguatan Layanan Puskesmas

- Reporter

Senin, 9 Februari 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menjadi prioritas mendesak dalam pelayanan kesehatan dasar di Jawa Tengah.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mendesak penguatan peran puskesmas sebagai garda terdepan untuk mencapai target tersebut.

Data terkini menunjukkan bahwa pada tahun 2024, AKI di Jateng mencatat ratusan kasus, dengan tren penurunan pada awal 2025 di beberapa kabupaten, meskipun tantangan masih besar di wilayah tertentu.

“Penguatan puskesmas sangat diperlukan, karena rasio puskesmas per satuan penduduk menjadi indikator kunci akses layanan kesehatan primer,” kata Heri.

Heri menyoroti peran Dinas Kesehatan sebagai OPD pelaksana utama dalam urusan kesehatan wajib. Saat ini, Jateng memiliki sekitar 888 puskesmas yang melayani jutaan penduduk, dan penguatan ini mencakup peningkatan fasilitas, tenaga medis, serta program deteksi dini risiko kehamilan.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Jateng Masih Solid

Menurut Heri, banyak kasus kematian ibu dan bayi bisa dicegah melalui pemeriksaan rutin di puskesmas, termasuk penanganan hipertensi, pendarahan, dan infeksi.

“Penguatan ini akan berdampak langsung pada penurunan AKI dan AKB, sekaligus peningkatan jumlah pemanfaat jaminan kesehatan seperti Jamkesda,” ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya akreditasi puskesmas dan rumah sakit binaan untuk standar pelayanan yang lebih baik.

Baca Juga :  Banjir Pekalongan: Wagub Jateng Pastikan Posko Pengungsian Aman dan Layak Huni

“Koordinasi dengan pusat untuk program Speling (dokter spesialis keliling) dan mentoring klinis perlu dipercepat agar puskesmas lebih si siap menangani kasus risiko tinggi,” tambahnya.

Heri Londo mendorong alokasi anggaran yang lebih optimal untuk rehabilitasi puskesmas di daerah tertinggal, agar distribusi layanan lebih merata.

“Ini bagian dari komitmen kita untuk kesehatan ibu dan anak, selaras dengan target RPJMD Jateng,” tegasnya.

Lebih lanjut, Heri mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, untuk aktif memanfaatkan puskesmas sebagai pusat promosi kesehatan keluarga.

“Dengan puskesmas yang kuat, kita bisa wujudkan generasi Jateng yang sehat sejak dini,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Pelari dari 14 Negara Ikut Merbabu Skyrace 2026, Sekda Jateng: Penopang Sport Tourism dan Kesadaran Mencintai Alam
Sekda Jateng Dorong Kesadaran Pelestarian Alam dan Budaya di Boyolali
Menko Polkam ke Taruna Akmil: Jaga Kekompakan, Tingkatkan Kompetensi, dan Dekat dengan Prajurit
Pemprov Jateng Perbaiki Puluhan Ruas Jalan dan Jembatan pada 2026, Ini Daftarnya
Ahmad Luthfi Luncurkan Pendidikan Koperasi di Sekolah, Bekali 6,38 Juta Pelajar Jateng
Bank Mandiri Taspen Serahkan Penindakan Pelaku Penipuan Kepada Aparat Penegak Hukum
Menko Polkam: Presiden Prabowo Tak Lindungi Koruptor, Siapa Pun Akan Ditindak
PMI Jateng Pastikan Ketersediaan Kantong Darah di Jateng Aman

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:19 WIB

Pelari dari 14 Negara Ikut Merbabu Skyrace 2026, Sekda Jateng: Penopang Sport Tourism dan Kesadaran Mencintai Alam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:08 WIB

Sekda Jateng Dorong Kesadaran Pelestarian Alam dan Budaya di Boyolali

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:31 WIB

Menko Polkam ke Taruna Akmil: Jaga Kekompakan, Tingkatkan Kompetensi, dan Dekat dengan Prajurit

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Jateng Perbaiki Puluhan Ruas Jalan dan Jembatan pada 2026, Ini Daftarnya

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:40 WIB

Bank Mandiri Taspen Serahkan Penindakan Pelaku Penipuan Kepada Aparat Penegak Hukum

Berita Terbaru