Polisi Tak Temukan Hal Aneh Saat Periksa HP Remaja Bunuh Ayah-Neneknya

- Reporter

Rabu, 4 Desember 2024 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Polisi masih mengusut kasus pembunuhan yang dilakukan seorang remaja berinisial MAS (14) terhadap ayah dan neneknya di rumah kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Salah satunya memeriksa handphone pelaku.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi mengatakan dari hasil pemeriksaan ponsel milik MAS tidak ditemukan hal-hal aneh. Menurut dia, isinya hanya foto dan video lucu-lucuan hingga berkaitan dengan pelajaran.

“Dari kasus yang terjadi kemarin, kemudian dari penyidik sudah membuka isi handphone. Itu yang mungkin harus kita cari di dalamnya apa saja dan menjadi barang bukti tentunya,” jelas Nurma Dewi pada wartawan, Rabu (4/12/2024).

Baca Juga :  Gubernur Jateng Instruksikan Tutup 3 Tanggul Jebol di Grobogan Maksimal 2 Hari

“Di dalamnya, di handphone, yang jelas tidak ada yang aneh. Ada foto, kemudian video-video yang lucu-lucuan saja. Jadi tidak ada yang janggal di mata penyidik,” sambungnya.

Lebih lanjut Nurma juga mengungkapkan, polisi tidak menemukan adanya aplikasi atau sesuatu yang aneh dalam handphone milik MAS, anak yang kini berhadapan dengan hukum.

“Jadi aplikasi yang lain-lain tidak ada. Jadi pure anak ini belajar, banyak pelajaran-pelajaran yang dibukanya setiap hari,” ujarnya.

Baca Juga :  Siswa SMP Nasima Ditempa Bahasa Inggris dan Karakter Lewat NPEC 2025

Sebelumnya, Nurma menerangkan polisi juga telah memeriksa tiga orang saksi dari pihak sekolah. Mulai dari kepala sekolah, guru BP, hingga dewan guru sekolah.

Dia menambahkan, pemeriksaan pihak sekolah itu dilakukan untuk mengetahui keseharian MAS selama mengikuti proses belajar mengajar di tempat pendidikannya itu.

“Dari sekolah (soal) kesehariannya (tersangka) karena banyak kegiatan anak tersebut di sekolah tentunya. Dengan guru, dengan murid, itu pasti kita gali,” tukasnya.

Berita Terkait

Peduli Anabul, PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW hingga November 2026
Api Lalap 10 Hektare TPA Jatibarang, Tim Gabungan Jateng Berjibaku Memadamkan
JTAB Petani Gajian Jadi Solusi Petani Jateng, Luthfi Minta Diperluas
Luthfi Ingin Kejayaan Tenis Meja Jateng Kembali, PTMSI Diminta Berinovasi
Ahmad Luthfi Santuni Korban Kecelakaan Kereta, Minta Warga Tak Terobos Perlintasan
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Pemprov Siapkan Perbaikan
Pemprov Jateng Bergerak, Dampingi Keluarga Korban Tawuran dan Perundungan di Sragen dan Brebes
Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Peduli Anabul, PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW hingga November 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Api Lalap 10 Hektare TPA Jatibarang, Tim Gabungan Jateng Berjibaku Memadamkan

Kamis, 17 September 2026 - 18:45 WIB

JTAB Petani Gajian Jadi Solusi Petani Jateng, Luthfi Minta Diperluas

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Luthfi Ingin Kejayaan Tenis Meja Jateng Kembali, PTMSI Diminta Berinovasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:25 WIB

Ahmad Luthfi Santuni Korban Kecelakaan Kereta, Minta Warga Tak Terobos Perlintasan

Berita Terbaru