Program Bisyaroh Hafiz Qur’an Pemprov Jateng Menjangkau Ribuan Santri Setiap Tahun

- Reporter

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Perjuangan santri menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an terus mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Apresiasi itu diberikan melalui tali asih atau bisyaroh kepada enam penghafal Al-Qur’an.

Penyerahan dilakukan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin dalam Haflatyl Hidzaq atau Wisuda Tahfidh Pondok Pesantren Darul Qur’an Krandon, Kabupaten Kudus, Senin, 11 Mei 2026.

Taj Yasin mengatakan, khataman Al-Qur’an merupakan nikmat yang patut disyukuri. Menurutnya, khataman bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghormatan kepada santri yang telah menjaga hafalan Al-Qur’an.

Ia mengingatkan, khatam menghafal Al-Qur’an bukan akhir proses belajar. Para santri diminta terus menjaga hafalan melalui murajaah.

“Setelah khatam, jangan berhenti. Hafalan itu harus dijaga,” ujar Taj Yasin.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu mengatakan, kecintaan terhadap Al-Qur’an telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW, para sahabat, dan ulama terdahulu.

Baca Juga :  Wagub Jateng Sambut Gerakan AGUS PBNU untuk Penguatan Gizi dan Pendidikan Santri

Ia mencontohkan, para sahabat menjadikan bacaan Al-Qur’an sebagai sumber ketenangan dan pelembut hati.

“Kalau para ulama dan sahabat ingin hatinya tersentuh, yang didengarkan adalah Al-Qur’an. Al-Qur’an dibaca, diresapi, lalu masuk ke dalam hati,” katanya.

Selain mengingatkan pentingnya menjaga hafalan, Gus Yasin juga menegaskan tali asih merupakan bentuk perhatian Pemprov Jateng kepada santri penghafal Al-Qur’an.

“Bisyaroh ini tidak melihat orang Jateng atau luar Jateng. Setiap selesai menghafal 30 juz, kita akan memberikan tali asih atau bisyaroh setiap anak sebesar Rp1 juta,” ujar Taj Yasin dalam kesempatan sebelumnya.

Pada kegiatan di Ponpes Darul Qur’an Krandon Kudus, enam penerima bisyaroh itu yakni Wahyu Indra Maulana asal Pati, Shihab Labib Ruwaifi Iswandy asal Muko-Muko, Bengkulu; Roihan Muhammad Iqbal Farid asal Kudus.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Karnaval, Anak-anak SLB Negeri Semarang Tunjukkan Keberanian dan Cita-cita

Kemudian Ahmad Syauqi Muhammad, putera Muhammadun asal Probolinggo, Jawa Timur, Mochamad Hakiki asal Semarang, dan Ahmad Bayu Al Azhar asal Jepara.

Program tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah. Sepanjang 2025, jumlah penerima tali asih tercatat mencapai 1.041 santri, dengan total bantuan sekitar Rp1,041 miliar.

Dalam catatan Pemprov Jateng, setiap tahun terdapat sekitar 2.000 santri yang khatam menghafalkan Al-Qur’an di Jawa Tengah. Taj Yasin berharap, program yang dijalankan bersama Gubernur Ahmad Luthfi itu dapat membawa keberkahan bagi anggaran daerah, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Acara Haflatyl Hidzaq Ponpes Darul Qur’an Krandon Kudus dihadiri Habib Ali Zainal Abidin Al-Kaff, KH M Ulil Albab Arwani, KH Abdul Muiz, dan Muhammad Slamet. Dari unsur Pemprov Jateng, hadir pula Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah.***

Berita Terkait

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya
Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya
Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati
Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren
Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah
Ahmad Luthfi: 555 Ribu Santri Jateng Punya Peran Strategis Bangun Ekonomi
Jelang Hari Santri, Gerakan Roan Digelar Serentak di 117 Ponpes Jateng

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah

Berita Terbaru