Program MBG Dikawal Ketat Tenaga Kesehatan dan Ahli Gizi, Anggota DPR Pastikan Pelaksanaan Optimal

- Reporter

Jumat, 28 November 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wonosobo – Kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) yang berlangsung di Kelurahan Wonosobo Barat berjalan dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menekankan bahwa program MBG bukan sekadar penyaluran makanan bergizi, melainkan inisiatif besar untuk memperkuat kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan pengetahuan gizi dan kebiasaan makan yang lebih sehat.

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis seperti yang saat ini dilakukan untuk warga Wonosobo Kamis, (27/11).. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Indria Urbach, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memastikan masyarakat mendapatkan pemahaman yang utuh mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi. Ia menegaskan bahwa sosialisasi tidak hanya bertujuan mengenalkan konsep program, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mendorong perubahan perilaku konsumsi masyarakat.

Baca Juga :  Rabu Pon Tanam Harapan: Selamatkan Lingkungan dari Longsor

“Program MBG hadir untuk memastikan kualitas gizi masyarakat meningkat. Edukasi merupakan kunci keberhasilan, karena ketika masyarakat memahami pentingnya gizi seimbang, maka dukungan terhadap program akan semakin kuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengawasan dalam program ini dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan dan lembaga pemerintah terkait. Tujuannya adalah memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar dan benar-benar memberikan manfaat bagi kelompok sasaran.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan program berjalan dengan akuntabel, mulai dari penyusunan menu, distribusi, hingga evaluasi berkala,” tambahnya.

Dari sisi teknis, Tenaga Ahli BGN, Teguh Suparngadi, menekankan bahwa program MBG disusun berdasarkan prinsip pemenuhan gizi seimbang. Menurutnya, tantangan gizi di Indonesia masih beragam, sehingga program ini hadir sebagai solusi yang menitikberatkan pada kualitas makanan serta edukasi berkelanjutan.

Baca Juga :  Gus Yasin Salurkan Bantuan RTLH untuk Warga Demak yang Rumahnya Terkepung Rob

“Program ini dibangun untuk menjawab tantangan gizi yang kompleks. Menu yang disusun harus memenuhi standar, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Wonosobo Barat, S. Samiyo, menambahkan bahwa MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha lokal. “Program ini turut mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat karena melibatkan penyedia bahan pangan lokal. Selain meningkatkan kesehatan, ada nilai sosial dan ekonomi yang ikut tumbuh,” tuturnya

Kegiatan sosialisasi program MBG di Wonosobo diharapkan menjadi momentum penting untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang sekaligus memperkuat partisipasi berbagai pihak dalam kesuksesan program strategis nasional MBG.***

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru