Siaga Bencana, Pemprov Jateng Gembleng Relawan TRC dengan Pelatihan Urban SAR

- Reporter

Jumat, 4 September 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat kapasitas personel relawan kebencanaan guna mempercepat respon serta penanganan darurat di wilayahnya.

Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, mengatakan, peningkatan kompetensi relawan penting agar mereka mampu mengambil langkah cepat dan tepat ketika terjadi bencana.

Sumarno mengatakan hal itu usai memimpin Apel Pelatihan Peningkatan Kapasitas Personil Relawan Kebencanaan di BPKH Penggaron, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat, 4 Agustus 2026.

“Kami mengapresiasi dan sangat support kegiatan peningkatan kapasitas teman-teman relawan ini. Ini menjadi bagian tanggung jawab pemerintah daerah agar kalau ada kebencanaan, penanganannya bisa lebih cepat,” ujarnya.

Menurut Sumarno, kecepatan penanganan bencana memerlukan kompetensi yang teruji dari para relawan di lapangan. Kecepatan tindakan dinilai berbanding lurus dengan meminimalkan dampak kerugian materiil maupun korban jiwa.

“Jadi tidak kalau ada kejadian bingung, tapi sudah bisa mengambil langkah dan penanganan segera dieksekusi. Penanganan yang lebih cepat tentu akan berdampak pada penekanan jumlah korban dan kerugian,” tegasnya.

Baca Juga :  Banjir Meluas, Wagub Gus Yasin Koordinasi Rekayasa Cuaca dan Pompanisasi

Menghadapi potensi bencana di musim kemarau saat ini, Pemprov Jateng menyoroti ancaman kebakaran lahan dan tempat pembuangan sampah. Sumarno mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan melakukan pembakaran di luar rumah.

“Biasanya orang bakar sampah begitu sudah nyala ditinggal pulang. Padahal dengan kondisi angin, api bisa terbang ke sana kemari dan membesar. Kalau terpaksa membakar, tolong ditungguin sampai padam,” imbaunya.

Terkait potensi krisis air bersih di beberapa titik, Pemprov Jateng memastikan terus memantau situasi. Saat ini penanganan suplai air bersih masih dapat diakomodasi oleh pemerintah kabupaten/kota. Namun Pemprov Jateng siap memberikan bantuan penuh jika dibutuhkan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menjelaskan, pelatihan kali ini diikuti oleh sekitar 150 peserta terpilih dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Santri Tahfidz Terima Bisyarah, Pemprov Jateng Perkuat Perhatian ke Pesantren

“Pesertanya kurang lebih 150 orang se-Jawa Tengah. Dari pendaftaran kemudian kita filter untuk mengikuti Diklat Tim Reaksi Cepat (TRC) Jawa Tengah ini,” jelas Bergas.

Materi pelatihan melibatkan instruktur dari Basarnas dengan fokus utama pada peningkatan kapasitas pencarian dan pertolongan, seperti Urban Search and Rescue (Urban SAR).

Menanggapi pemetaan risiko kebakaran, Bergas menyebutkan kasus kebakaran hutan di Jawa Tengah relatif minim. Sebagian besar kejadian didominasi oleh kebakaran lahan pertanian atau perkebunan yang dipicu kelalaian manusia (human error).

“BPBD tetap harus siap. Begitu terdeteksi titik panas (hotspot) yang berefek pada potensi kebakaran, kita langsung bergerak memadamkan bekerja sama dengan Damkar setempat,” pungkas Bergas.***

Berita Terkait

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu
Taj Yasin: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah
Ahmad Luthfi Kenang Prestasi Syabilla, Atlet Selam Jepara yang Berpulang saat Porprov
Berbekal Kayu, Relawan Berjuang Menjinakkan Api di Lereng Gunung Sumbing

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terbaru