Siapkan Masa Depan, Heri Pudyatmoko Ajak Pemuda Jateng Tingkatkan Keterampilan

- Reporter

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat membuat kebutuhan keterampilan di dunia kerja terus bergeser. Di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI), digitalisasi dan transformasi industri, generasi muda dituntut memiliki kemampuan yang relevan agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan kebutuhan masa depan.

Laporan Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum (WEF) memproyeksikan sekitar 170 juta pekerjaan baru akan tercipta hingga 2030. Namun di saat yang sama sebanyak 92 juta pekerjaan diperkirakan akan tergantikan akibat perubahan teknologi dan transformasi ekonomi global.

WEF juga mencatat bahwa 39 persen keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini diperkirakan akan mengalami perubahan dalam lima tahun ke depan. Keterampilan seperti AI dan big data, keamanan siber, literasi teknologi, berpikir analitis, kreativitas, hingga kemampuan belajar sepanjang hayat menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan.

Menilik kondisi yang ada, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mendorong lahirnya program “Satu Pemuda Satu Keterampilan Masa Depan” sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.

Menurut Heri, pembangunan sumber daya manusia tidak bisa lagi hanya mengandalkan pendidikan formal semata. Generasi muda perlu dibekali keterampilan tambahan yang sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan industri masa depan.

Baca Juga :  Nawal Yasin Dorong Penguatan Literasi dari Desa Lewat Kolaborasi Komunitas

“Setiap pemuda setidaknya harus memiliki satu keterampilan unggulan yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Baik itu keterampilan digital, kewirausahaan, teknologi, komunikasi, maupun keterampilan lain yang memiliki nilai tambah dan daya saing,” ujarnya.

Ia menilai Jawa Tengah memiliki potensi bonus demografi yang besar. Namun, hal tersebut hanya akan menjadi keuntungan apabila generasi mudanya memiliki kompetensi yang mampu menjawab kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.

Heri juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, akan mengubah banyak jenis pekerjaan. Karena itu, kemampuan beradaptasi dan belajar keterampilan baru menjadi sangat penting.

Upacara peringatan Sumpah Pemuda/ Jatengprov.go.id

“Dunia kerja ke depan tidak hanya mencari ijazah, tetapi juga mencari kemampuan nyata. Anak-anak muda harus dipersiapkan menjadi individu yang adaptif, kreatif dan siap menghadapi perubahan,” katanya.

Heri menilai program tersebut dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, perguruan tinggi, dunia usaha, balai latihan kerja, serta komunitas-komunitas kreatif yang ada di Jawa Tengah.

Menurutnya, pelatihan tidak harus selalu berfokus pada keterampilan teknologi tinggi. Potensi lokal seperti ekonomi kreatif, pertanian modern, pengolahan pangan, pariwisata, pemasaran digital, hingga kewirausahaan juga dapat menjadi keterampilan masa depan yang bernilai ekonomi.

Baca Juga :  Anggota Korpri Kabupaten Semarang Gratis Berwisata Domestik

“Setiap daerah memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Yang terpenting adalah bagaimana pemuda memiliki bekal keterampilan yang dapat menjadi modal untuk bekerja, berwirausaha, maupun menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.

Heri juga mendorong agar akses pelatihan keterampilan tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi dapat menjangkau wilayah pedesaan. Menurutnya, pemerataan akses peningkatan kapasitas menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

“Jangan sampai anak muda di desa tertinggal dalam mendapatkan kesempatan belajar keterampilan baru. Justru mereka harus menjadi bagian dari transformasi ekonomi yang sedang berlangsung,” tegasnya.

Ia berharap program pengembangan keterampilan dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan sumber daya manusia di Jawa Tengah sehingga generasi muda memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan masa depan

“Investasi terbaik yang bisa kita lakukan hari ini adalah membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan. Jika setiap pemuda memiliki satu keterampilan masa depan yang kuat, maka Jawa Tengah akan memiliki fondasi SDM yang tangguh dan berdaya saing tinggi,” pungkas Heri.

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru