Sosialisasi MBG di Magelang, Nafa Urbach Dorong Partisipasi Warga

- Reporter

Senin, 2 Juni 2025 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – DPR RI bekerja sama dengan mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG merupakan upaya nyata pemerintah menuju generasi emas bangsa Indonesia ditahun 2045.

Kegiatan sosialisasi program MBG ini bertempat di Balai Desa Blongkek, Nguluwar Kabupaten Magelang. Acara yang dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya itu diikuti oleh ratusan warga Blongkek yang antusias kedatangan tim MBG.

Sosialisasi program MBG di Desa Blongkek dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Nafa Indria Urbach, Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN Lili Khamiliyah, dan Sekretaris Desa Nguluwar Sukanti.

Dalam kesempatannya, anggota Komisi IX DPR RI Nafa Indria Urbach mengajak masyarakat Magelang untuk bersama-sama peduli dan mulai belajar mengenai pola makan sehat agar tumbuh kembang anak menjadi optimal.

“Dengan makan makanan bergizi akan membuat anak anak kita menjadi lebih sehat dan juga cerdas. Inilah yang menjadi visi pemerintahan saat ini menuju generasi emas Indonesia ditahun 2045,” ucap Nafa Indria Urbach.

Baca Juga :  Gus Yasin Dukung Peran Dakwah Muhammadiyah dalam Merawat Kerukunan Masyarakat

Lebih lanjut, Nafa Urbach berharap agar setelah sosialisasi ini selesai akan ada keterlibatan dari masyarakat dalam hal mendukung keberadaan dapur MBG.

“Masyarakat akan mempunyai peran besar dengan menjadi mitra / pemasok bahan dapur maupun tenaga kerja yang dibutuhkan di dapur makan bergizi atau biasa disebut dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” imbuhnya.

Senada dengan apa yang disampaikan Nafa Indria, Lily Khamiliyah Selaku Narsum BGN menambahkan bahwa Program MBG ini sangat penting untuk masa depan anak – anak Indonesia di masa mendatang.

“Program MBG juga akan membuat ekonomi suatu desa menjadi hidup dengan keterlibatan aktif dari Bumdes ataupun Koperasi Desa. Dengan cara menjadi pemasok bahan mentah di dapur MBG,” ucap Lily Khamiliyah.

Baca Juga :  Sekda Jateng Ingatkan Ancaman Alih Fungsi Sawah terhadap Ketahanan Pangan

Lily juga menekankan bahwa MBG ini menjadi program prioritas yang didukung penuh oleh semua perangkat pemerintah yang ada.dari pusat sampai desa.

Sementara itu, Sukanti selaku Sekretaris Desa Ngaluwar menambahkan bahwa program diharapkan dapat segera berjalan sehingga dapat segera dirasakan oleh penerima program MBG.

“Program MBG akan menyasar pada peserta didik dari Paud, TK, SD, SMP, SMA, baik negeri maupun swasta, ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita,” kata Sukanti.

Dengan diadakannya sosialisasi seperti ini, Sukanti juga berharap agar masyarakat dapat mengontrol atau mengawasi jalannya program MBG sehingga dapat berjalan baik.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.***

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru