Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Desa Sidareja, Upaya Nyata Wujudkan Generasi Emas 2045

- Reporter

Rabu, 19 Maret 2025 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilacap – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) Senin, 17 Maret 2025. Sosialisasi dari pemerintah tersebut pun disambut positif oleh warga Cilacap.

Kegiatan sosilisasi dengan tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dilaksanakan di Café RTS Sidareja. Acara yang dimulai pada pukul 14.00 WIB ini diikuti oleh 300-an peserta yang merupakan warga setempat.

Sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) M. Halim, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatannya, Anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih menjelaskan mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat.

“Bahwa kebijakan pemerintahan Indonesia telah berkomitmen melaksanakan pemberian makan siang kepada anak anak sekolah SD, SMP, SMA, anak anak balita , ibu ibu hamil dan ibu ibu menyusui, sebagai bagian dari komitmen dan tangguing jawa negara,” tutur Teti Rohatiningsih.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Batang Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah

Lebih lanjut, Teti menyampaikan bahwa program MBG pada hakikatnya adalah bagian dari budaya bangsa yang dikenal dari jaman ke jaman ketika masyarakat saling berbagi dan mengantar rantang makanan.

“Ketika ada hari hari besar, hari lebaran dll, dan program Rantang Sehat ini identic dengan budaya berbagi makanan tersebut yang akan dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional, dengan standard ompreng makanan yang berisi makanan 4 sehat 5 sempurna,” terangnya.

Keadaan stunting atau kurang efektifnya pertumbuhan anak-anak di Indonesia menjadi permasalahan utama yang dibenahi dengan adanya program MBG.

Baca Juga :  Produksi Daging di Jateng Tertinggi Kedua Nasional, Sekda Ajak Peternak dan Stakeholder Tingkatan Produksi

“Kita atasi bersama dengan program ini karena akan ada jaminan bahwa 1.000 hari pertama semenjak kandungan ibu ibu hamil akan diberikan asupan gizi bernutrisi yang cukup, kelompok ibu hamil memang menjadi sasaran target program MBG,” tegas Teti.

Sebagai anggota legislatif dari Jawa Tengah, Teti berkomitmen untuk akan terus melakukan pengawasan terhadap program MBG.

“Hal itu dilakukan agar program MBG dapat berjalan dengan baik di masyarakat, artinya akan tercapai cita-cita bangsa dalam mewujudkan generasi emas di 2045 setalah 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia,” tukasnya.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.***

Berita Terkait

Gus Yasin Dorong Alumni Alste Berkontribusi untuk Kemajuan Jateng
JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 06:14 WIB

Gus Yasin Dorong Alumni Alste Berkontribusi untuk Kemajuan Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru