Sragen Raih Predikat Tiga Besar Kabupaten Terinovatif IGA Award

- Reporter

Jumat, 6 Desember 2024 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen kembali ditetapkan sebagai daerah terinovatif se-Indonesia, dalam program Innovative Government Award (IGA) 2024 oleh Kementerian Dalam Negeri.

Apresiasi kredibel dan bergengsi dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah itu, berhasil dicapai Kabupaten Sragen selama tiga tahun berturutan dan mengalami peningkatan. Mulai dari peringkat 5 tahun 2022, peringkat 4 tahun 2023 dan peringkat 3 tahun 2024.

“Seperti yang pernah disampaikan Bapak Presiden, bahwa setiap daerah harus berani membuat terobosan, tidak boleh monoton. Inilah yang terus kami budayakan di Sragen, agar kita bisa terus berprogres meski dihadapkan pada berbagai tantangan,” ujar Bupati Sragen,Kusdinar Untung Yuni Sukowati, seusai menerima penghargaan IGA 2024, di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, Kamis (5/12/2024).

Bupati menjelaskan, budaya inovasi yang dikembangkan Kabupaten Sragen, tak sekadar mengikuti tren. Sehingga tak kurang dari 211 inovasi yang dikirim ke IGA 2024 memiliki nilai kematangan yang tinggi, serta pelibatan stakeholder pentahelix di dalamnya.

Seperti inovasi unggulan Desa Tumis (Tuntas Kemiskinan) hadir sebagai upaya penanganan kemiskinan sekaligus kesejahteraan masyarakat Sragen, yang dilakukan secara gotong royong antara OPD terkait bersama Forum Usaha Daerah, Baznas, PMI, Matra, CSR dan lembaga filantropi lainnya.

Baca Juga :  Hari Bakti PU ke-79, Sekda : Jateng Siap Jadi Penumpu Pangan dan Industri

“Bentuk dukungan yang diberikan Pemkab Sragen dalam program Desa Tumis di antaranya, bantuan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), bantuan pendidikan, penempatan kerja, jambanisasi, usaha ekonomi produktif, PBI JKN, sambungan listrik, pelatihan kerja dan jaminan hidup,” urai bupati.

Keberadaan program Desa Tumis, menurut bupati, mampu menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sragen secara signifikan. Puncak penurunan tersebut terjadi pada Maret 2024, di mana persentase penduduk miskin berhasil turun menjadi 12,41% dari tahun 2023 sebesar 12,87%. Penurunan tersebut merupakan yang tertinggi se-Solo Raya.

Inovasi unggulan lainnya, yaitu aplikasi Sipetarung (Sistem Informasi Perizinan Tata Ruang) yang digunakan untuk mempercepat penerbitan rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) di Kabupaten Sragen.

“Keuntungannya setelah kami menggunakan Sipetarung ini besar. Masyarakat tidak harus datang langsung, cukup via online. Pembahasan kajian KKPR bisa dilakukan oleh stakeholder terkait, anywhere dan anytime, serta efisien,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kabupaten Sragen telah memaparkan kepada Kemendagri tentang dua inovasi unggulan tersebut, seusai dinyatakan masuk sebagai 22 nominator klaster kabupaten pada IGA 2024. Selanjutnya tim dari Kemendagri datang ke Sragen untuk meninjau ke lapangan untuk memastikan kebenaran dan kemanfaatan inovasi di masyarakat.

Baca Juga :  Komunitas Difabel Adukan Persoalan ke Wagub Taj Yasin, Data Bansos Jadi Sorotan

Dari 22 nominator klaster kabupaten pada IGA 2024, Jawa Tengah menyumbang 5 kabupaten. Di antaranya Sragen, Wonogiri, Boyolali, Blora dan Pati. Selanjutnya diambil 17 Kabupaten untuk ditetapkan sebagai Kabupaten Terinovatif dan Sragen menjadi yang teratas di Jawa Tengah mengungguli 4 kabupaten lainnya.

Menurutnya, munculnya beragam inovasi akan membawa perubahan positif dengan meningkatnya kualitas pelayanan publik, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, Kabupaten Sragen masih bisa mempertahankan predikat sebagai Kabupaten Terinovatif Tahun 2024 ini, dan naik peringkatnya menjadi 3 besar. Prestasi yang kita raih merupakan wujud pengakuan objektif dari sebuah lembaga yang kompeten. Namun sejatinya penghargaan yang sesungguhnya yang kita dapatkan adalah kemanfaatannya dalam kehidupan masyarakat,” ungkap Yuni.

Atas dasar itulah, Pemkab Sragen terus berkomitmen untuk membangun iklim inovasi dan penguatan inovasi daerah. Terlebih, dengan komitmen satu instansi satu inovasi setiap tahun, yang juga ditetapkan dalam Perbup Nomor 87 Tahun 2021, menjadi pemantik bagi seluruh stakeholder di Kabupaten Sragen untuk selalu berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Berita Terkait

Dinas Sosial Kota Semarang Apresiasi Rumah Anak Surga, Siap Beri Dukungan Nyata
Komunitas Difabel Adukan Persoalan ke Wagub Taj Yasin, Data Bansos Jadi Sorotan
ASN Diminta Tak Loyo, Ahmad Luthfi Tekankan Pelayanan Publik Tetap Prima
640 Pemudik Diberangkatkan Gratis Naik KA, Wagub: Ini untuk Kebahagiaan Keluarga
16.186 Perantau Jateng Mudik Gratis, Gubernur Ahmad Luthfi Berangkatkan 325 Bus dari TMII
Negara Hadir untuk Korban Bencana, Menko Polkam Serahkan 104 Huntap di Aceh Utara
Gus Yasin Tegaskan Audit dan Sanksi bagi SPPG Pelanggar Standar MBG
Gerakan ASRI di Jateng: Bersih, Sehat, dan Indah Bersama Seluruh Daerah

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:26 WIB

Dinas Sosial Kota Semarang Apresiasi Rumah Anak Surga, Siap Beri Dukungan Nyata

Kamis, 26 Maret 2026 - 06:12 WIB

Komunitas Difabel Adukan Persoalan ke Wagub Taj Yasin, Data Bansos Jadi Sorotan

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:19 WIB

ASN Diminta Tak Loyo, Ahmad Luthfi Tekankan Pelayanan Publik Tetap Prima

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:37 WIB

640 Pemudik Diberangkatkan Gratis Naik KA, Wagub: Ini untuk Kebahagiaan Keluarga

Senin, 16 Maret 2026 - 12:41 WIB

16.186 Perantau Jateng Mudik Gratis, Gubernur Ahmad Luthfi Berangkatkan 325 Bus dari TMII

Berita Terbaru