Taj Yasin Perkuat Posisi Borobudur dan Prambanan sebagai Pusat Religi Global

- Reporter

Selasa, 28 April 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mulai mematangkan pembaruan Nota Kesepakatan (MoU) pemanfaatan Candi Borobudur, Prambanan, Mendut, dan Pawon.

Langkah ini bertujuan memperkuat posisi keempat candi tersebut sebagai pusat ibadah umat Hindu dan Buddha dunia sekaligus motor pariwisata berkelanjutan.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, menyatakan, pembaruan MoU ini sangat mendesak mengingat masa berlaku kesepakatan periode 2021-2026 akan segera berakhir. Menurutnya, kesepakatan baru harus lebih implementatif dan memberikan kemudahan bagi umat beragama untuk beribadah.

“Kami mendorong agar MoU ini diperpanjang. Kami juga membahas apa-apa saja yang bisa memajukan pariwisata di empat candi ini,” ujar Taj Yasin saat menerima Tim Koordinasi Kemenko Perekonomian di Kantor Gubernur Jateng, Jl Pahlawan Kota Semarang, Selasa, 28 April 2026.

​Dalam pertemuan tersebut, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini memberikan catatan strategis agar pengembangan tidak hanya terfokus pada Zona Utama.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Siapkan 150 Lokasi Pilot Project Program Kecamatan Berdaya

Ia meminta candi-candi lain di Jawa Tengah, seperti di kawasan Tawangmangu (Karanganyar) dan Wonosobo, diintegrasikan ke dalam satu paket promosi wisata negara.

​”Saya minta candi-candi di Karanganyar dan Wonosobo dimasukkan menjadi satu kesatuan daya tarik. Ini akan memperkuat narasi promosi Jawa Tengah di kancah internasional,” tegasnya.

​Peluang ini semakin terbuka lebar seiring dengan kembali beroperasinya Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang untuk rute mancanegara. Saat ini, rute langsung (direct flight) dari Singapura dan Malaysia telah tersedia, yang diharapkan mampu memangkas waktu tempuh wisatawan religi menuju jantung Jawa Tengah.

​Salah satu poin menarik yang dibahas adalah potensi besar pasar Thailand. Berdasarkan masukan dari pengelola kawasan, terdapat tren kuat di Thailand di mana para orang tua mendorong generasi muda mereka untuk melakukan perjalanan spiritual ke Candi Borobudur.

Baca Juga :  Permenkes Baru Berlaku, Pemprov Jateng Tata Ulang Peran Rumah Sakit Daerah

“Harapan kami, ini bisa menambah wisatawan datang direct, yang tidak kalah penting dari Thailand,” ucapnya.

​Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Kemenko Perekonomian, Herfan Brilianto Mursabdo, mengapresiasi langkah proaktif Pemprov Jateng.

Ia menyebut Jawa Tengah telah berhasil memposisikan diri sebagai destinasi utama pariwisata nasional dan global.

Herfan menegaskan, fokus pemerintah pusat saat ini adalah menyempurnakan MoU agar aspek aktivitas keagamaan dapat berjalan harmonis dengan pelestarian cagar budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Pangsa pasar wisata religi dan ziarah Hindu-Buddha secara global sangat besar. Fokus kita ke depan adalah memastikan Candi Borobudur dan sekitarnya benar-benar memberikan manfaat nyata bagi ekonomi rakyat di Jawa Tengah melalui penyempurnaan tata kelola ini,” pungkas Herfan.***

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru