Tanggul Sungai Silandak Ditutup, BPBD Jateng Siapkan Penanganan Banjir Jangka Panjang

- Reporter

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah telah menutup tanggul jebol Sungai Silandak yang menyebabkan banjir di wilayah Semarang Barat dan Ngaliyan, Kota Semarang. Saat ini, pemerintah masih melakukan koordinasi lintas instansi untuk penanganan lanjutan dan jangka panjang.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan pihaknya sebenarnya telah melakukan langkah antisipasi sebelum banjir terjadi dengan memasang talut darurat di lokasi.

“Untuk Silandak Jembawan sudah ada penanganan sejak Jumat, 8 Mei 2026. Namun, talut darurat tersebut dihantam arus banjir dan material pasir hingga hanyut terbawa air,” kata Bergas, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, BPBD terus menerjunkan personel untuk memantau kondisi di lapangan, membantu warga terdampak, serta melakukan kerja bakti membersihkan sisa material banjir.

“Hari ini kami melakukan pengecekan lokasi dan penanganan darurat. Untuk penanganan jangka panjang masih kami koordinasikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Jateng Siapkan Payung Hukum bagi Pekerja Informal, Ahmad Luthfi Minta Raperda Dipercepat

BPBD Jawa Tengah juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terkait penanganan tanggul dan langkah teknis lanjutan.

“Untuk penanganan tanggul sudah berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana,” tambah Bergas.

Sebelumnya, Sungai Silandak di wilayah Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, meluap setelah hujan deras mengguyur kawasan Semarang bagian barat dan selatan pada Jumat (15/5/2026) malam.

Luapan sungai merendam sejumlah permukiman di Kecamatan Ngaliyan dan sekitarnya, termasuk wilayah Mangkang. Dalam peristiwa tersebut, dua warga dilaporkan meninggal dunia dan satu orang lainnya masih dalam pencarian.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah luapan Sungai Silandak di Purwoyoso, Ngaliyan, yang mengakibatkan dua warga meninggal dunia dan satu lainnya masih dalam pencarian.

“Saya sudah meminta seluruh jajaran terkait bergerak cepat melakukan penanganan darurat, membantu warga terdampak, serta memaksimalkan proses pencarian korban,” ungkap Ahmad Luthfi.

Baca Juga :  MTQ Nasional 2026 di Jateng Siap Pecahkan Rekor dan Hadirkan Terobosan Bersejarah

Dijelaskan, keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, termasuk langkah antisipasi dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase serta daerah rawan banjir agar kejadian seperti ini tidak kembali menimbulkan korban jiwa.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan berkoordinasi penuh dengan Pemerintah Kota Semarang, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan agar penanganan di lapangan berjalan cepat dan terpadu. Kami juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah,” ungkapnya.

Gubernur menegaskan mitigasi bencana harus diperkuat bersama, mulai dari normalisasi sungai, pengendalian lingkungan di daerah aliran sungai, hingga edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

“Pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan memastikan langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang dilakukan secara serius demi melindungi warga,” ungkapnya.*

Berita Terkait

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu
Taj Yasin: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia

Berita Terbaru