ToyaKU Resmi Diterima Pemprov Jateng, Air Minum Tanpa Sumber Air

- Reporter

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima hibah berupa Alat Penghasil Air Minum Melalui Udara “ToyaKU”, dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus). Alat tersebut merupakan hasil riset yang dilakukan Udinus untuk memperoleh air siap minum tanpa bergantung sumur, sungai, atau jaringan PDAM.

Mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, menerima hibah tersebut. Sekda pun tak segan mencoba langsung air minum yang dihasilkan dari ToyaKU.

Mewakili Pemprov Jateng, Sekda menerima hibah berupa satu unit ToyaKU yang diserahkan langsung oleh Rektor Prof Dr Pulung Nurtantio Andono, di komplek kantor Gubernur Semarang, Selasa, 5 Mei 2026.

“Kami mengapresiasi dari teman-teman Udinus yang melakukan inovasi untuk ToyaKU ini. Ini luar biasa karena menangkap air dari udara. Tadi saya mencoba airnya segar,” kata Sumarno, usai acara.

Menurutnya, air ToyaKU tidak berbeda dengan air yang bersumber dari mata air. Dia berterima kasih kepada Udinus yang sudah memberikan kontribusi untuk masyarakat Jawa Tengah.

Terlebih, saat ini menjelang musim kemarau. Sumarno mengatakan, berdasarkan prakiraan BMKG, kemarau panjang akan terjadi mulai bulan Juni.

Baca Juga :  Sekda Jateng Ungkap Tantangan Konsumsi Ikan, Distribusi Jadi Perhatian

“Mudah-mudahan dengan model-model alat seperti ini juga menjadi bagian kita menangani kekurangan kebutuhan air utamanya air bersih di musim kemarau nanti,” imbuhnya.

Sumarno berharap, agar teknologi tersebut dikembangkan, sehingga dapat diperbanyak unitnya. Sehingga daerah yang mengalami kesulitan air bersih atau daerah yang tidak memiliki mata air, bisa teratasi.

Sementara itu, Prof Tulung, sapaan akrab Rektor Udinus, dalam sambutannya menjelaskan, ToyaKU adalah Smart Atmosphere Water Federation yang lahir dari riset mahasiswa Udinus.

Keunggulannya, berupa kemandirian sumber daya yaitu memanen air langsung dari udara yang sudah dilengkapi fitur kecerdasan buatan dan IoT (Internet of Things).

“Insyaallah kesehatannya terjamin karena sudah diperiksa oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang,” jelasnya.

Ditemui usai acara, Pulung mengatakan riset yang diciptakan Udinus diharapkan tidak hanya berhenti di kampus. Namun, bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat.

Melalui hibah yang diserahkan kepada Pemprov Jateng, dia berharap riset tersebut bisa dimannfaatkan untuk masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Taj Yasin Puji Layanan Fast Track RSUD Moewardi

“Kami percaya bahwa pemerintah provinsi Jateng bisa memanfaatkan hasil riset kami secara maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, ketersediaan air minum saat ini menjadi tantangan bagi pemerintah. Terutama daerah yang kesulitan air bersih pada saat terjadi musim kemarau.

Pihaknya juga tengah mengupayakan hak paten untuk ToyaKU. Namun demikian, air yang dihasilkan dari ToyaKU sudah memiliki sertifikasi layak minum dari Dinas Kesehatan Kota Semarang. Adapun kemampuan ToyaKU memproduksi air, sebesar 8 liter dalam kurun waktu 12 jam.

Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jawa Tengah, Laksono Dewanto memberikan apresiasi terhadap hibah ToyaKU dari Udinus untuk Perovinsi Jawa Tengah. Terobosan tersebut serupa dengan dispenser yang menyerap oksigen untuk diolah menjadi air layak minum.

Alat hibah dari Udinus ini, kata Laksono, akan ditempatkan di public space Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“ToyaKU ini akan kami tempatkan di public space, di co-working space kami. Di situ ada Rumah Rakyat. Harapannya seluruh tamu yang berdatangan di kantor gubernur bisa menikmati dan memanfaatkan ToyoaKU,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru