Wagub Jateng Ajak HIPKA Bangun Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

- Reporter

Minggu, 19 April 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendorong Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Jateng untuk memperkuat ekonomi syariah dengan prinsip tumbuh bersama, guna menjaga stabilitas daerah di tengah gejolak ekonomi global.

Sinergi ini ditargetkan terwujud melalui kolaborasi konkret antara para pengusaha dengan jajaran BUMD serta OPD di Jawa Tengah.

“Prinsip ekonomi syariah itu kalau mau tumbuh ya harus tumbuh bersama,” kata Wagub, dalam acara Halalbihalal BPW HIPKA Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Sabtu, 18 April 2026.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu menekankan pentingnya pemerataan ekonomi. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak bisa dicapai jika pengusahanya hanya bergerak sendirian.

Baca Juga :  Arneta Buktikan Digitalisasi Bisa Mengubah UMKM Semarang

Pendamping Gubernur Jateng Ahmad Luthfi itu, menambahkan, ketangguhan ekonomi adalah fondasi utama jalannya pemerintahan. Di tengah ketidakpastian dunia akibat konflik global, kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha lokal menjadi benteng pertahanan yang krusial.

“Negara mana pun, ketika ekonominya mapan dan jelas, pasti akan lebih baik dalam menjalankan roda pemerintahannya,” imbuhnya.

Gus Yasin juga menyoroti pentingnya daya beli masyarakat bagi keberlangsungan bisnis. Ia meyakini bahwa kesejahteraan warga akan berdampak langsung pada keuntungan pengusaha.

“Dengan semakin sejahteranya masyarakat, pasti akan meningkat juga perekonomiannya,” ucapnya.

Sebagai langkah nyata, Pemprov Jateng terus mendorong instrumen keuangan sosial seperti wakaf uang yang per hari ini telah terkumpul sekitar Rp5 miliar untuk disalurkan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Stasiun di Semarang Kedatangan 43 Ribu Pemudik hingga H-6 Lebaran

Gus Yasin berharap, ke depan sinergi antara HIPKA dan BUMD seperti Bank Jateng atau BPR BKK bisa semakin dipererat.

Ketua BPW HIPKA Jateng, Asrar, menyambut baik ajakan tersebut. Ia memastikan para pengusaha di bawah naungan HIPKA siap berkolaborasi lebih dalam dengan pemerintah daerah.

“Intinya kami akan bersinergi terus dengan pemerintah untuk mengembangkan perekonomian di Jawa Tengah,” pungkas Asrar.

Acara yang dikemas dengan talkshow ekonomi ini turut dihadiri oleh Koordinator Presidium KAHMI Jateng, Masrifan Djamil, serta sejumlah pimpinan BUMD dan OPD terkait.*

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru