Warga Jepara Sambut Positif Perbaikan Jalan oleh Pemprov Jateng

- Reporter

Minggu, 16 Maret 2025 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEPARA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengebut pekerjaan menuju Jateng Tanpa Lubang guna menyambut musim mudik lebaran 2025. Perbaikan jalan kali ini dilakukan di ruas jalan Jepara-Keling, tepatnya di Desa Suwawal dan Desa Mambak, Kecamatan Mlonggo.

Langkah Pemprov Jawa Tengah tersebut mendapat sambutan positif dari warga Kabupaten Jepara. Sebab, jalan yang menghubungkan Jepara-Pati itu memang rusak, dan membutuhkan perbaikan.

Salah satunya, Uliya, seorang pekerja pabrik rokok yang tiap hari wira-wiri melintasi jalan Desa Suwawal untuk berangkat kerja. Ia harus berangkat lebih pagi agar tidak terlambat sampai tempat kantor, karena terhambat jalan rusak.

 

“Saya asli Tubanan dan kerja di pabrik rokok di Desa Kuwasen. Jadi kalau berangkat pagi itu khawatir telat, karena jalan waktu itu rusak, apalagi waktu musim hujan,” katanya, Sabtu (15/3/2025).

 

Uliya menambahkan, jalan di Desa Suwawal itu memang banyak lubang, membuat pengendara yang melintas harus melaju pelan.

 

“Tidak bisa cepat jalannya karena berlubang. Saya berangkat kerja dari rumah setengah lima subuh,” kisahnya.

 

Namun, Uliya merasa senang, saat melihat sejumlah alat berat diturunkan untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Dia semringah, karena tidak lagi menemui jalan berlubang saat berangkat bekerja.

Baca Juga :  Jateng Masih Puncak Hujan, Mudik Lebaran 2026 Diminta Waspada

 

Alhamdulillah sudah diperbaiki, jadi tidak ada lubang lagi,” paparnya.

 

Begitu pula dengan Sukoyo, warga Desa Suwawal, yang sudah menunggu lama agar jalan di desanya itu diperbaiki. Selain menghambat, lubang-lubang pada ruas jalan sangat membahayakan.

 

“Warga itu sudah hampir putus asa, bahkan warga menyebut kalau Jepara itu kota ukir, sampai diukir juga jalannya (jalan berlubang). Alhamdulillah sekarang sudah diperbaiki,” terangnya.

 

Menurut Sukoyo, perbaikan jalan yang dilakukan Pemprov Jateng, sudah sesuai harapan warga. Sebab, bukan hanya tambal sulam lubang, tapi pengaspalan ulang.

 

“Kualitasnya bagus karena bukan sekadar ditambal, tapi di-hotmix. Ya, senang,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Suwawal, Arief Ma’sum menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi langkah pemprov, karena telah mewujudkan keinginan warga untuk perbaikan jalan.

 

“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur Jawa Tengah, karena jalan sini sudah diperbaiki. Dulunya kan memang banyak lubang, banyak juga yang jatuh. Dan, alhamdulillah sekarang diperbaiki,” tuturnya.

 

Arief menyampaikan, jalan Jepara-Keling tersebut merupakan penghubung Jepara-Pati, sehingga ramai pengguna. Selain aktivitas warga, juga sarana ekonomi.

 

“Kalau pagi dan sore hari ramai, karena ini jalur Jepara menuju Pati. Jadi, kami sangat apresiasi sekali dengan program Pak Gubernur, jalan Jateng tanpa lubang ini sinkron dengan program Kabupaten Jepara, yakni jalan Jepara mulus,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gus Yasin: Pemakaian Sarung Batik ASN Jadi Penggerak Ekonomi dan Penjaga Budaya

 

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, progres perbaikan ruas jalan provinsi menjelang lebaran, mencapai 95 persen. Ia berharap, dengan capaian tersebut masyarakat yang mudik semakin nyaman.

 

Menurutnya perbaikan dilakukan dengan akseleratif, agar pada saat mudik dan balik, warga tidak terkendala lubang.

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dam Cipta Karya (DPUBMCK) Jateng Hanung Triyono membenarkan, progres penambalan jalan berlubang jelang Lebaran, telah mencapai 95 persen. Sementara, kemantapan jalan provinsi secara total mencapai 92 persen.

 

“Sehingga, tetap kita jaga kondisi ruas sekitar 195 kilometer tetap kita jaga dari risiko berlubang,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, beberapa ruas dengan kemantapan rendah memerlukan percepatan penambalan lubang. Seperti, ruas Jepara-Keling, Singget-Cepu, Ngawen-Todanan, Bandungsari-Salem, Brigjend Sudiarto Kota Semarang, Wiradesa-Kajen dan Batur-Dieng.

 

“Untuk kondisi jalan yang sudah bebas lubang tetap dilakukan final cek setiap saat. Karena intensitas hujan masih tinggi, di wilayah tersebut,” pungkas Hanung.

Berita Terkait

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional
Taj Yasin Dorong Penguatan NIK, Warga Tak Perlu Berulang Kali Serahkan Fotokopi KTP
Bangkai Ikan Sapu-Sapu Ganggu Warga Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Segera Dikubur

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terbaru