Wujudkan Generasi Sehat, MBG Kembali Disosialisasikan di Kabupaten Purworejo

- Reporter

Rabu, 12 November 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purworejo – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan di Kabupaten Purworejo sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan sosialisasi yang digelar DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) ini berlangsung di Gedung Auditorium An Nawawi pada Kamis, (9/11).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Tietha Ernawati Suwarto, menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong perbaikan kualitas sumber daya manusia.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada distribusi makanan bergizi, tetapi juga pada peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang.

“Pemahaman yang baik tentang gizi seimbang akan membantu kita dalam memilih asupan makanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga menunjang pertumbuhan, daya tahan tubuh, serta produktivitas kerja,” ujar Tietha.

Baca Juga :  Kabupaten Pekalongan Terima Bantuan Ekskavator dari Kemensos

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan dan penguatan Sentra Produksi Pangan dan Gizi (SPPG) di daerah sebagai upaya pencegahan masalah gizi yang bersifat jangka panjang.

Senada dengan itu, Imam Teguh Purnomo, juga menegaskan bahwa keberadaan SPPG di Purworejo telah menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan MBG.

Menurutnya, program ini bukan sekadar memberikan makanan bergizi, tetapi juga melibatkan berbagai pihak seperti UMKM, petani, dan pelaku usaha lokal sehingga mampu menggerakkan ekonomi daerah.

“Edukasi gizi dimulai dari rumah dengan dukungan para pelaksana lapangan dan kolaborasi lintas sektor. Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap agar dapat menjangkau seluruh warga,” tuturnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Direktorat Promosi Badan Gizi Nasional, Teguh Suparngadi, menegaskan bahwa MBG merupakan bagian dari strategi nasional dalam mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Program ini hadir sebagai jawaban atas tantangan penurunan stunting, wasting, dan kesenjangan akses pangan.

Baca Juga :  Speling Melesat dan TB Express Diluncurkan di Jateng, Target Turunkan Kasus TB Hingga 50%

“Program MBG ini mengajarkan anak-anak tentang apa itu makan sehat dan bergizi. Porsi makanan yang diberikan sudah dihitung dengan cermat oleh ahli gizi agar sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan program akan terus diperketat guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Melalui sosialisasi ini, para peserta, mitra pelaksana, dan masyarakat diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep gizi seimbang serta pentingnya peran bersama dalam mendukung keberlanjutan Program Makanan Bergizi Gratis di Kabupaten Purworejo.***

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru