Pasar Ngasem Yogyakarta Jadi Penutup Festival Pasar Rakyat 2024

- Reporter

Minggu, 15 Desember 2024 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Setelah sukses digelar di empat pasar sebelumnya, Festival Pasar Rakyat (FPR) 2024 yang diinisiasi oleh PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) melalui unit usaha syariah bersama Danamon Syariah dan Zurich Syariah menutup rangkaian kegiatannya di Pasar Ngasem Yogyakarta pada 14-15 Desember 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong eksistensi pasar rakyat menjadi ruang publik yang kreatif, modern, dan berkelanjutan dengan mengusung konsep halal dan SEJAHTERA (Sehat, Hijau, Bersih, Terawat).

Terletak strategis dekat Keraton Yogyakarta dan kawasan wisata Taman Sari, Pasar Ngasem adalah pasar tradisional yang sejak tahun 2010 telah bertransformasi menjadi tujuan wisata belanja dan kuliner populer.

Menampilkan produk lokal seperti bahan pangan segar, barang seni, dan kerajinan tradisional, Pasar Ngasem telah menjadi ikon budaya Yogyakarta. Namun, pasar ini juga menghadapi tantangan, seperti kurangnya fasilitas dan sistem pengelolaan sampah yang memadai.

Adira Finance bersama mitra syariahnya berkomitmen untuk mengatasi tantangan ini melalui penyediaan fasilitas yang diperbarui dan program edukasi untuk pedagang tentang teknologi digital.

“Kami bangga dapat berkontribusi pada revitalisasi Pasar Ngasem. Dengan menghadirkan fasilitas yang lebih baik dan pendampingan pedagang, kami berupaya menjadikan pasar ini sebagai pusat kegiatan ekonomi, budaya, dan wisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Surya Almada, Head of Regional SSD Jawa Tengah Adira Finance.

Samuel Sugeng Rijadi selaku Regional Head Danamon Region Jawa Tengah mengatakan, pihaknya bangga dapat terus melanjutkan kolaborasi ini dalam pelaksanaan Festival Pasar Rakyat ke-lima di Pasar Ngasem, Yogyakarta.

“Kami berharap program yang Danamon Syariah selenggarakan yaitu edukasi dan literasi Haji kepada komunitas pasar, dapat memberikan solusi dalam merencanakan keuangan untuk mewujudkan niat suci beribadah. Selain itu, kami juga berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam memfasilitasi transaksi sehari-hari, khususnya bagi para pedagang yang tergabung dalam komunitas tersebut,” ujarnya.

Director Sales and Distribution PT Zurich General Takaful Indonesia, Auralusia Rimadiana mengungkapkan, Zurich Syariah sangat bangga bisa berkolaborasi dengan Adira Finance dan Danamon Syariah untuk menjadi bagian dari Festival Pasar Rakyat 2024 yang sukses diselenggarakan hingga kota kelima, yaitu Yogyakarta. Terlebih lagi, pihaknya berkesempatan untuk ikut serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam meningkatkan inklusi serta literasi asuransi di Indonesia, terutama kepada para pedagang serta masyarakat di sekitar Pasar Ngasem.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Jadikan CJIBF 2026 Penggerak Investasi Hijau dan Hilirisasi Industri Jateng

“Kami berharap melalui kolaborasi ini dapat membantu dalam mendorong ekosistem industri keuangan di Indonesia, terutama keuangan berbasis syariah,” tukasnya.

Veronica Ambar Ismuwardani, S.Ip selaku Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta mengatakan, pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan pihak swasta dalam penyelenggaraan FPR di Pasar Ngasem. Kegiatan ini menunjukkan kepedulian bersama untuk mengembangkan pasar rakyat sebagai pusat ekonomi dan budaya yang lebih modern dan inklusif.

“Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut, untuk mendukung revitalisasi pasar rakyat sekaligus menarik daya minat wisata belanja bagi masyarakat lokal dan wisatawan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing Pasar Ngasem sebagai pusat aktivitas ekonomi dan budaya di Yogyakarta, langkah konkret perbaikan pasar yang dilakukan melalui revitalisasi fisik dan non fisik.

Perbaikan dan penyediaan fasilitas menjadi salah satu prioritas utama dalam revitalisasi fisik Pasar Ngasem yang mencakup area toilet, mushola, pembagian zona pasar, pengadaan 10 dust bin dan 3 tempat sampah pilah, serta pemberian 50 pohon untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih hijau.

Selain perbaikan fasilitas, revitalisasi non fisik dilakukan untuk mendukung pengembangan kapasitas pedagang pasar. Program yang dilaksanakan antara lain: asistensi sertifikasi halal dengan memberikan pendampingan untuk 34 pedagang mendapatkan sertifikasi halal.

Selain itu pelatihan literasi keuangan dan digitalisasi pasar diberikan kepada ratusan pedagang. Pelatihan ini juga mencakup pengenalan aplikasi pembayaran non-tunai serta WhatsApp Business, yang dirancang untuk mendukung transaksi online dan memperluas akses konsumen.

Dengan keterampilan ini, pedagang tidak hanya mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen, tetapi juga memperkuat daya saing usaha mereka melalui pemasaran digital yang efektif.

Dalam rangka mempererat hubungan antara pedagang, pengunjung, dan seluruh ekosistem Pasar Ngasem, Festival Pasar Rakyat (FPR) menghadirkan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menghubungkan berbagai pihak dalam suasana meriah dan interaktif, seperti pameran Inklusi Keuangan Syariah, sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah.

Baca Juga :  Indosat Hadirkan Ramadan Bermakna, Dorong Pemberdayaan Marbot di Semarang

Pameran ini menghadirkan berbagai penawaran menarik dari Produk Adira Finance, Produk Danamon Syariah, dan Produk Zurich Syariah.

Untuk mendukung kesehatan pedagang dan masyarakat sekitar serta menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih dan nyaman, Festival Pasar Rakyat (FPR) di Pasar Ngasem menghadirkan layanan cek kesehatan gratis, zumba, edukasi kesehatan, kampanye perilaku peduli lingkungan dalam program CSR ‘Sayang Bumiku’, serta aksi bersih-bersih pasar.

Selain itu, FPR menghadirkan program edukasi safety riding yang bertujuan memberikan pemahaman kepada pengunjung dan pedagang pasar tentang pentingnya keselamatan di jalan serta penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan melalui uji emisi dan test ride.

FPR di Pasar Ngasem juga menghadirkan berbagai kegiatan yang memadukan budaya, kreativitas, dan hiburan untuk semua kalangan melalui Lomba Masak dengan tema “Kreasi Rasa Lokal: Adu Rasa, Adu Bakat, Lomba Fashion Show “Daur Ulang Dalam Gaya”, Generasi Anak Sayang Pasar, Musik Hiburan & Pertunjukan Seni Budaya.

Sendhi, salah satu pengunjung Pasar Ngasem mengungkapkan, ia dan keluarga sering datang ke Pasar Ngasem untuk menikmati kuliner lokal khas Jogja.

“Dengan adanya festival ini, suasana pasar menjadi semakin meriah. Ada banyak kegiatan menarik yang menambah keseruan,” ujarnya.

Untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam mendukung gerakan #SahabatPasarRakyat, kami menyelenggarakan Kompetisi Video #SahabatPasarRakyat yang berlangsung mulai 31 September – 20 Desember 2024. Kompetisi dengan total hadiah jutaan rupiah ini terbuka untuk umum. Syarat dan ketentuan dapat di cek pada adira.id/e/kompetisivideo-fpr24

“Kunjungi FPR di Pasar Ngasem tanggal 14-15 Desember 2024, dan nikmati berbagai kegiatan menariknya. Mari jadikan Pasar Ngasem sebagai destinasi favorit dan bersama-sama kita ciptakan pengalaman berbelanja yang lebih menyenangkan! tutup Surya.

Sebagai informasi, pembiayaan baru Adira Finance di wilayah Jawa Tengah tercatat mencapai Rp2,7 triliun hingga November 2024. Segmen otomotif berkontribusi sekitar 70%, sedangkan segmen non-otomotif berkontribusi sebesar 30%. Secara keseluruhan, area Jawa Tengah berkontribusi sekitar 8% dari total pembiayaan baru Adira Finance.***

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru