Jalan Rusak di Temanggung Segera Diperbaiki

- Reporter

Selasa, 7 Januari 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMANGGUNG – Intensitas hujan lebat yang terjadi beberapa bulan terakhir menyebabkan kerusakan aspal jalan di sejumlah titik di Kabupaten Temanggung. Selain itu, kerusakan jalan juga disebabkan oleh tonase kendaraan yang berlebih.

Menanggapi hal itu, Pemkab Temanggung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) akan segera melakukan perbaikan.

Kepala DPUPR, Hendy Wahyu Noerhidayat mengatakan, total jalan kabupaten adalah 650,47 kilometer, terdiri dari 207 ruas jalan. Jalan berkategori baik dan sedang saat ini mencapai 80 persen, sedangkan jalan berkategori rusak berat mencapai tiga hingga empat persen dari total jalan.

“Sampai hari ini, hujan masih terus berlangsung di wilayah Temanggung dan hal ini sedikit banyak berpengaruh terhadap kondisi jalan, yang kemarin sudah bagus, kemudian ada hujan lebat, banjir dan lain sebagainya. Otomatis musuhnya aspal adalah air, sehingga kami tetap menyiapkan anggaran penyediaan material berupa aspal, yaitu aspal butas, aspal dari Pulau Buton.

Baca Juga :  Gotong Royong Pemerintah dan Dunia Usaha, Warga Kudus Nikmati Rumah Baru

Aspal itu dikemas dalam bentuk sak, satu sak 25 kilogram. Pelaksanaannya tinggal dihamparkan, kemudian dipadatkan untuk menanggulangi jalan-jalan berlubang,” ujarnya, Senin (6/1/2025).

Sampai bulan ini, DPUPR masih punya stok aspal di gudang, namun setelahnya akan langsung melakukan pengadaan aspal agar pemeliharaan rutin bisa dilaksanakan secara terus menerus tanpa harus berhenti, yaitu dengan stok material tahun 2024 dan penganggaran 2025.

Hendy menambahkan, DPUPR mempunyai enam UPT dan masih terus bergerak di jalan-jalan kabupaten di 207 ruas jalan guna melakukan perbaikan.

“Musuh aspal itu yang pertama adalah air, apalagi kalau menggenang aspal akan rusak kalau tidak segera ditangani akan merembet ke yang lain. Kedua adalah beban kendaraan, rata-rata tonase di Kabupaten Temanggung kelas jalannya kelas III, sehingga maksimal yang melewati adalah delapan ton. Tapi mungkin ada yang lewat kapasitasnya melebihi tonase, sehingga menyebabkan aspal akan cepat rusak,” terangnya.

Baca Juga :  Forum Ulama NU di Kediri Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Sejauh ini, jalan rusak parah di Temanggung terpantau di jalur-jalur mudik, yakni Kedu-Tegong-Jumo-Muntung-Ngadirejo. Adapun anggaran perbaikan, ujar Hendy, telah disiapkan sebesar Rp4 miliar, untuk awal tahun ini.

“Jalan yang rusak berat itu, seperti jalan di Kaloran antara Dakaran sampai Tlogopucang, kemudian dari Rowoseneng sampai Tlogopucang itu masih rusak berat. Nanti kita coba anggarkan dari DAK, maupun Bankeu dari Provinsi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu
Taj Yasin: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah
Ahmad Luthfi Kenang Prestasi Syabilla, Atlet Selam Jepara yang Berpulang saat Porprov

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terbaru