Baznas Jateng Tasharufkan Rp 1,7 Miliar untuk Perbaikan RTLH dan Bantuan Jamban

- Reporter

Rabu, 8 Januari 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah mentasharufkan Rp1,711 miliar, untuk perbaikan 92 rumah tidak layak huni dan bantuan 22 jamban. Upaya tersebut diharap turut mengentaskan warga dari jurang kemiskinan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Jawa Tengah Ema Rachmawati menyebut, ikhtiar Baznas selaras dengan upaya pemerintah provinsi untuk menurunkan angka kemiskinan. Menurutnya, setiap tahun perbaikan RTLH di Jateng mencapai 17 ribu unit.

“Kalau tidak dibantu Baznas, ya cukup berat. Kita kolaborasi dengan Baznas dengan CSR, untuk mempercepat penurunan kemiskinan di Jateng. Karena RTLH dan pemilikan jamban, indikator penurunan kemiskinan dan stunting,” urainya, di aula Gedung F Pemprov Jateng, Rabu (8/1/2025).

Baca Juga :  Lewat Kencan Bumil, Nawal Arafah Yasin Perkuat Deteksi Dini Risiko Kehamilan

Ema mengatakan, pihaknya akan terus menyosialisasikan pembayaran zakat para ASN di lingkup Pemprov Jateng dan instansi vertikal . Hal itu, agar potensi pengumpulan zakat melalui Baznas semakin maksimal.

“Seperti dinas instansi vertikal belum semuanya, sehingga mungkin kita perlu roadshow, dan kampanye kepada swasta yang belum menyalurkan zakat lewat badan zakat, agar perlu kita dorong,” tuturnya.

Ketua Baznas Jateng Ahmad Darodji mengatakan, pada 2024, jumlah zakat yang terkumpul sebesar Rp102 miliar. Dana tersebut, disalurkan untuk bantuan bagi asnaf atau penerima zakat, untuk kegiatan produktif dan konsumtif.

Baca Juga :  Gubernur dan Ketua Dekranasda Jateng Kunjungi Pameran UMKM di Paragon

“Untuk bantuan RTLH kami kerja sama dengan Disperakim Jateng. Hal itu untuk memverifikasi pemohon. Misal, kita pernah ada usulan sampai 74 (pemohon), yang layak hanya empat (pemohon),” ucapnya.

Darodji menambahkan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan penerimaan zakat. Pada 2025, pihaknya menargetkan zakat sebesar Rp110 miliar, yang nantinya akan disalurkan kepada warga miskin yang layak menerima.**

Berita Terkait

Sekda Sumarno Tinjau Sawah Terdampak Lumpur Akibat Tanggul Jebol Tuntang Grobogan
Salat Id di Huntara Tegal, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi kepada Warga Terdampak Tanah Gerak
Warga Desa Tinanding Grobogan Sambut Sapi Kurban Presiden dengan Haru dan Syukur
Kampanye Gemarikan Digencarkan, Nawal Yasin Dorong Konsumsi Ikan di Jateng
Jateng Perluas Pelatihan Kerja untuk Disabilitas dan Keluarga Prasejahtera
Wagub Taj Yasin Dukung Raperda Tata Kelola Lahan Kritis dan Reklamasi Hutan Jateng
Kobaran Api Perang Obor Jepara Menyala, Wagub Jateng Tekankan Nilai Amanah
Wagub Jateng Dorong Sinergi BAMAGNAS untuk Penguatan Kerukunan dan Kesejahteraan Umat

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:39 WIB

Sekda Sumarno Tinjau Sawah Terdampak Lumpur Akibat Tanggul Jebol Tuntang Grobogan

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:42 WIB

Salat Id di Huntara Tegal, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi kepada Warga Terdampak Tanah Gerak

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:32 WIB

Warga Desa Tinanding Grobogan Sambut Sapi Kurban Presiden dengan Haru dan Syukur

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:29 WIB

Jateng Perluas Pelatihan Kerja untuk Disabilitas dan Keluarga Prasejahtera

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:38 WIB

Wagub Taj Yasin Dukung Raperda Tata Kelola Lahan Kritis dan Reklamasi Hutan Jateng

Berita Terbaru