Pemkab Rembang Telah Sertifikasi 302 Bidang Tanah Aset Sepanjang 2024

- Reporter

Selasa, 14 Januari 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Sepanjang 2024, sebanyak 302 bidang tanah milik Pemerintah Kabupaten Rembang berhasil disertifikasi dan tercatat dalam 121 Kartu Inventaris Barang (KIB) A Tanah.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Rembang, Nurdin menyampaikan, sejak 2022 hingga 2024, sebanyak 1.265 bidang tanah milik daerah tercatat dalam 483 KIB, dan telah bersertifikat. Rinciannya, pada 2022 terdapat 128 KIB dengan 476 sertifikat, pada 2023 sebanyak 176 KIB dengan 487 sertifikat, dan pada 2024 sejumlah 121 KIB dengan 302 sertifikat.

“Sertifikat atas tanah targetnya 250, kita melampaui. Jadi realisasinya 302, ada yang analog sebanyak 32 dan sisanya 270 elektronik. Kita memang mulai Agustus 2024 hampir semua layanan kita yang baru-baru, semua elektronik,” jelasnya, pada penyerahan sertifikat tanah milik Pemkab Rembang secara simbolis, di ruang rapat bupati setempat, Senin (13/1/2025).

Baca Juga :  Buka MTQH XXXI di Tegal, Sekda Jateng Ajak Gunakan Al-Qur'an-Hadis Sebagai Pedoman Hidup

Namun hingga saat ini, lanjutnya, masih terdapat tanah milik pemerintah daerah dalam 127 KIB, yang belum bersertifikat. Kendalanya, aset yang tumpang tindih dengan instansi lain, seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan Perhutani.

“Proses penyelesaian atas kekurangan ini, direncanakan akan dilakukan pada tahun 2025,” ungkapnya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan apresiasi, atas kerja keras Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkolaborasi dengan Kantor Pertanahan, untuk menyelamatkan aset Pemkab. Ia berharap, kekurangan sebanyak 127 KIB dapat diselesaikan pada 2025.

Baca Juga :  8.000 Paket Sembako Dibagikan untuk Pedagang dan Pekerja Informal di Jateng

“Ini juga bagian dari kebijakan yang sudah kami ambil tahun 2025. Jadi, mohon segera untuk ditindaklanjuti. Mudah-mudahan, di 2025 kita sudah 100 persen dalam mengamankan aset Pemkab Rembang,” ujarnya.

Dia berharap, pihak OPD terkait dapat memberikan penjelasan detail, jika terdapat aset tanah Pemkab yang tidak dapat disertifikatkan. Penjelasan tersebut diperlukan untuk menghadapi pemeriksaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ini penting, karena kita terus dimonitor oleh KPK, pasti itu dipertanyakan. Saya minta OPD pengelola aset, agar ada koordinasi yang baik untuk menjelaskan dengan detail, mengapa tidak bisa disertifikatkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru