Konsumsi Pertalite dan Pertamax Melonjak Drastis di Jateng-DIY saat Libur Nataru

- Reporter

Jumat, 17 Januari 2025 - 06:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan.

Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan.

Semarang – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) mencatat konsumsi gasoline (Pertalite, Pertamax Series) mengalami lonjakan signifikan pada saat libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan mengatakan, puncak kenaikan konsumsi BBM di Jateng-DIY terjadi pada tanggal 24 Desember 2024.

“Konsumsi Pertalite, Pertamax Series pada tanggal 24 Desember naik 13,4 persen dibandingkan pada kondisi normal 15.278 KL dan kembali naik pada 29 Desember 2024, yang mencapai 14.400 KL atau naik 7,3 persen,” ujarnya, Kamis 16 Januari 2025.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Ajak Ginsi Jadi Mitra Penggerak Investasi dan Perdagangan

Ia mengatakan, untuk konsumsi BBM jenis Gasoil (Biosolar, Dex Series) selama periode yang sama mengalami penurunan seiring larangan angkutan besar melintas pada arus mudik Nataru.

“Konsumsi gasoil turun sebesar 13,1 persen atau menurun dari rerata normal 7,4 ribu KL menjadi 6,5 ribu KL,” ujarnya.

Taufiq mengatakan, permintaan gasoline dan gasoil (Biosolar, Dex Series) paling banyak ada di SPBU Rest Area KM 429A tol Semarang-Solo.

“Konsumsi gasoline mencapai 58 KL dan gasoil mencapai 56 KL per,” jelasnya.

Disebutnya, konsumsi BBM Pertamina sejauh ini belum terpengaruh kehadiran mobil listrik, karena di daerah belum terlalu signifikan.

Baca Juga :  Produksi Padi Triwulan Pertama Jateng Ditargetkan Capai 3,35 Juta Ton

“Kehadiran kendaraan listrik tidak terpengaruh, perjalanan ke daerah masih banyak pemudik yang memilih kendaraan biasa, mobil listriknya disimpan karena rata-rata mobil listik jadi mobil kedua,” katanya.

Dia menambahkan, untuk konsumsi elpiji rumah tangga juga mengalami kenaikan pada 23 Desember 2024, yang mencapai 4.700 metrik ton atau meningkat 1,7 persen dibandingkan hari normal. Begitu juga dengan konsumsi Avtur itu naik 28,4 persen.

“Frekuensi penerbangan yang tinggi ada di Bandara Ahmad Yani dan Adi Soemarmo serta YIA,” pungkasnya.***

 

Berita Terkait

Kawan Lama Group Borong Dua Penghargaan Bergengsi dalam HR Asia Awards 2026
Taj Yasin Minta SPPG Utamakan Telur Peternak Lokal untuk Program MBG
AHI Tebar Dividen Rp548 Miliar, Perkuat Pertumbuhan Berkelanjutan dan Jaringan Toko
Pasokan Pangan Diperkuat, Harga Bahan Pokok di Jateng Tetap Terkendali
Tawarkan Investasi Palsu, Mantan Pegawai Bank di Banyumas Ditahan Polisi
Taj Yasin Dorong Inovasi Jamu Tradisional Agar Diminati Generasi Muda Masa Kini
Malaysia Bidik Investasi Energi dan Infrastruktur, Jateng Tawarkan Beragam Proyek Strategis
Stabilkan Harga Beras, BULOG Semarang Genjot Distribusi SPHP dan Bantuan Pangan

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:52 WIB

Kawan Lama Group Borong Dua Penghargaan Bergengsi dalam HR Asia Awards 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:47 WIB

Taj Yasin Minta SPPG Utamakan Telur Peternak Lokal untuk Program MBG

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:00 WIB

AHI Tebar Dividen Rp548 Miliar, Perkuat Pertumbuhan Berkelanjutan dan Jaringan Toko

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:37 WIB

Pasokan Pangan Diperkuat, Harga Bahan Pokok di Jateng Tetap Terkendali

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:06 WIB

Tawarkan Investasi Palsu, Mantan Pegawai Bank di Banyumas Ditahan Polisi

Berita Terbaru