Desalinasi Gubernur Ahmad Luthfi, 250 KK di Pekalongan Nikmati Air Minum Tawar Gratis

- Reporter

Selasa, 25 Maret 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Sebanyak 250 KK penghuni Rusunawa Slamaran Kota Pekalongan kini bisa menikmati air minum yang rasanya tawar. Program desalinasi Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, telah mengubah air payau yang sudah biasa di lidah mereka menjadi lebih nikmat dan segar.

Program desalinasi menjadi salah satu yang ditunggu warga Kota Pekalongan. Begitu terealisasi, ucapan terima kasih mereka sampaikan pada Gubernur Ahmad Luthfi. Warga Rusunawa yang telah mencoba meminum air desalinasi mengakui rasanya beda dari biasanya.

“Rasanya enak, segar, tidak asin,” kata Slamet (45) salah satu penghuni Rusunawa Slamaran di sela-sela peresmian desalinasi, Selasa 25 Maret 2025.

Gubernur mengatakan, desalinasi di Kota Pekalongan menjadi yang pertama dan akan disusul di sejumlah wilayah pesisir lainnya seperti Demak, Rembang, dan Jepara. Ada dua tujuan desalinasi, pertama ketersediaan air bersih siap minum bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Baca Juga :  Heri Pudyatmoko Tegaskan Pembangunan Sanitasi Harus Disertai Perawatan Berkelanjutan

Air minum hasil proses desalinasi ini dibagikan secara gratis. Dengan demikian, masyarakat tak perlu lagi keluar uang untuk membeli air galon maupun kemasan. “Air ini gratis. Jadi masyarakat dapat air bersih dan uangnya bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya,” kata Ahmad Luthfi.

Langkah itu sekaligus menjadi upaya menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah yang dikeroyok dari berbagai sektor pembangunan.

Program Desalinasi dilaksanakan di Kota Pekalongan karena sumber air tawar yang terbatas dan masyarakat sulit memenuhi kebutuhan air bersih siap minum. Terbatasnya sumber air bersih, berkontribusi menyumbang kemiskinan, karena masyarakat perlu membeli air bersih untuk kebutuhan konsumsi. Selain itu, menyumbang gangguan kesehatan, salah satunya stunting.

Baca Juga :  13 Ribu Penumpang Terancam, Gubernur Jateng Cari Skema Baru Batik Solo Trans

Alasan kedua adalah mencegah penurunan permukaan tanah di wilayah pantai utara. Salah satu penyebab penurunan itu adalah masifnya penggunaan air tanah.

Dalam mewujudkan program desalinasi ini, Gubernur memerintahkan BUMD PT Tirta Utama Jawa Tengah (Perseroda) bekerja sama dengan Universitas Diponegoro (Undip).

Mesin desalinasi yang diluncurkan di Kota Pekalongan ini berkapasitas 4.000 liter/hari dengan penerima manfaat kurang lebih 250 KK penghuni Rusunawa Slamaran serta masyarakat di sekitar.***

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru